Suara.com - Setelah mengucap akad pernikahan pada 10 Desember kemarin, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono telah sah menjadi sepasang suami istri. Keduanya juga terlihat romantis terhadap satu sama lain sepanjang rangkaian acara dilaksanakan pada 9-11 Desember lalu.
Setelah resmi menjadi istri Kaesang Pangarep, melalui akun Instagram pribadinya, Erina Gudono mengungkapkan perasaan bahagianya. Dalam caption unggahannya Erina Gudono menuliskan harapan dan doa untuk pernikahannya.
“Alhamdulillah sah. Ya Allah ya Tuhan, berhkahilah aku dalam kehidupan keluargaku. Berkahilah keluargaku dalam kehidupanku, berilah keluargaku rezeki dariku, dan berilah aku rezeki dari mereka,” tulis Erina Gudono dalam caption unggahannya, Senin (12/12/2022).
Dalam unggahan foto dirinya, Kaesang Pangarep dan kedua keponakannya itu, Erina Gudono juga mencurahkan isi hatinya ketika salim dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo alias Jokowi ini.
Erina Gudono mengaku, setiap hari ia selalu salim dengan Kaesang Pangarep. Namun, setelah menikah, ia merasakan sesuatu yang berbeda meskipun melakukan hal serupa.
“Walaupun tiap hari sering salim tapi salimnya ini rasanya beda,” ungkap Erina Gudono.
Mantan finalis Putri Indonesia ini juga menuliskan ucapan terima kasih atas doa dan dukungan atas pernikahannya dengan sang suami, Kaesang Pangarep.
“Terima kasih atas doa dan dukungannya dari semuaaaa,” sambung Erina Gudono.
Pernikahannya dengan Kaesang Pangarep ini memang memberikan berbagai momen yang berkesan, tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga bagi Erina Gudono. Bahkan, pernikahannya itu juga sudah dikonsep langsung olehnya dan Kaesang Pangarep.
Baca Juga: Disindir Pedas Ini Jadi Motif Terselubung Tak Hadiri Nikahan Kaesang, RR: BuzzerRp Oon
Selain itu, Erina Gudono mengungkapkan, konsep memakai riasan Paes Ageng Yogyakarta prosesi akad nikah memerlukan persiapan untuk memantapkan hatinya. Hal ini karena riasan riasan Paes Ageng Yogyakarta disarankan oleh Kaesang, Ibu Negara Iriana, sang ibu, Sofiatun Gudono serta Gusti Putri atau istri Wakil Gubernur Yogyakarta.
Namun, saat lima hari sebelum acara, akhirnya ia memutuskan untuk menggunakannya sekaligus menyebarkan budaya Yogyakarta ke masyarakat luas.
"Tapi butuh waktu lama untuk akhirnya aku memantapkannya bahkan sampai lima hari sebelum acara. Karena aku mau melakukannya dengan hati hati dan sepenuhnya untuk menyebarkan budaya Yogyakarta ke masyarakat," jelas Erina Gudono.
Riasan ini juga memiliki filosofi bermakna, yaitu harapan bagi pengantin agar bisa menjalani kehidupan pernikahan dengan lancar ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya
-
7 Kebiasaan Gen X Sejak Kecil yang Berbeda dengan Gen Z
-
Kronologi Lengkap Kasus Kekerasan pada Anak di Daycare Little Aresha Sorosutan
-
5 Cushion yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Flawless
-
5 Parfum Evangeline Paling Wangi dan Tahan Lama Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Rekomendasi Lipstik Glossy untuk Bibir Pecah-Pecah yang Awet
-
WIC Jakarta Menjadi Tuan Rumah Pembukaan Konferensi Welcome Clubs International ke-17
-
Apakah Foundation Ada SPF-nya? Ini 4 Produk untuk Makeup Sekaligus Melindungi Kulit
-
Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah