Suara.com - Perceraian Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin kembali jadi pembicaraan, setelah viral anak pertamanya Xabiru tantrum karena rindu kedua orang tuanya bersama. Apa sih dampak perceraian pada anak?
Rachel Vennya di Instagram pribadinya memperlihatkan, Xabiru yang menangis dan sedih karena rindu sang ayah. Padahal hari itu adalah ulang tahunnya yang ke-5, hari yang seharusnya membahagiakan.
"Abang sedih karena bolak balik, abang kangen. Kenapa sih ayah nggak di sini aja," ungkap Xabiru kepada Rachel melalui potongan video yang dibagikan insta_julid, dilihat suara.com, Rabu (14/12/2022).
Perkataan Xabiru ini membuat banyak netizen terenyuh dan ikut terluka, karena sangat menampakkan anak yang sakit dan terluka karena orangtuanya tidak bersama lagi alias bercerai.
Bahkan Rachel yang melihat ini juga akhirnya tidak bisa berbuat apa-apa, dan hanya memeluk serta meminta maaf kepada anaknya.
"Maafin mama ya sayang," seloroh Rachel seraya memeluk Xabiru yang menangis kencang.
Tidak bisa dipungkiri, meski disebut-sebut sebagai jalan keluar terbaik bagi kedua orangtuanya, perceraian pasti akan menyisakan luka untuk sang anak.
Inilah sebabnya, sebaik apapun perceraian anak akan selalu jadi korban. Berikut ini dampak perceraian pada anak secara psikologis, mengutip Hello Sehat.
1. Masalah Emosional
Baca Juga: Digosipin Cerai, Syahrini Malah Asyik Lari-larian Main Salju Bareng Reino Barack
Perceraian orangtua tentu menyisakan luka yang mendalam pada anak. Apalagi jika anak sudah memasuki usia sekolah atau bahkan remaja. Emosinya yang masih labil dan meluap-luap membuat anak-anak broken home cenderung sulit untuk mengontrol emosi mereka sendiri.
2. Masalah Pendidikan
Hal lain yang sangat mungkin dialami anak yang broken home adalah menurunnya prestasi akademik di sekolah. Jika ditelisik lagi, masalah stres secara emosional saja sudah dapat menghambat kemajuan akademis anak di sekolah, apalagi perubahan gaya hidup dan suasana keluarga yang tidak harmonis.
3. Masalah Sosial
Akibat perceraian, beberapa anak mungkin akan melepaskan rasa kegelisahan mereka dengan bertindak agresif dan terlibat dalam perilaku bullying (penindasan). Keduanya sama-sama tindakan negatif. Jika dibiarkan terus-terusan, kondisi tersebut dapat mempengaruhi hubungan anak dengan teman sebayanya.
4. Masalah Dinamika Keluarga
Meski bercerai secara damai, pada akhirnya akan menciptakan dua rumah tangga baru yang mengubah interaksi dan peran keluarga. Nah, berdasarkan aturan kehidupan yang baru, anak-anak mungkin perlu melakukan beberapa tugas rumah tangga dan mengambil peran tambahan dalam fungsi dasar rumah tangga yang baru pula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Merah Putih Berkibar di 4 Negara, WNI Ikut Doakan Korban Gempa NTT
-
Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!
-
Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang
-
6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three
-
Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora
-
BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini
-
Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini
-
5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless
-
Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa
-
Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah