Suara.com - Haier Smart Home, merek alat elektronik rumah tangga dan pengembang ekosistem smart home terkemuka di dunia, kembali memuncaki peringkat merek alat elektronik rumah tangga dunia. Hal ini tercantum dalam laporan tahunan 2022 Euromonitor International, perusahaan terkemuka di dunia yang menyediakan riset pasar strategis secara independen.
Raihan ini sekaligus membuat perusahaan tersebut mendominasi peringkat itu selama selama 14 tahun berturut-turut. Di sisi lain, angka penjualan produk kulkas, mesin cuci, alat pendingin (freezer), dan wine cooler elektrik buatan Haier juga menempati peringkat pertama.
Dikutip dari PR News Wire Kinerja penjualan luar biasa dalam empat kategori produk ini menjadi pencapaian baru Haier di pasar alat elektronik rumah tangga dunia. Produk kulkas Haier telah menempati peringkat pertama selama 15 tahun berturut-turut, alat cuci pakaian untuk rumah selama 14 tahun, wine cooler selama 13 tahun, dan alat pendingin (freezer) selama 12 tahun.
Selama lebih dari 30 tahun, Haier telah menjadi merek terdepan di segmen alat elektronik rumah tangga, serta menggerakkan perkembangan industri dengan inovasi teknologi. Di era Internet of Things (IoT), Haier akan melanjutkan misinya sebagai merek ekosistem terkemuka di dunia yang menghadirkan teknologi smart home bermutu tinggi bagi berbagai keluarga di seluruh dunia.
Di tengah perlambatan ekonomi dunia yang menahan aktivitas belanja konsumen, Haier mengutamakan kebutuhan konsumen dalam strateginya. Fokus ini ditempuh Haier dengan menyesuaikan pendekatan yang memprioritaskan pengguna, memperbarui ekosistem merek, serta mengikuti tren guna mewujudkan pertumbuhan stabil sepanjang tahun.
Three-Winged Bird, merek milik Haier yang menghadirkan solusi yang dirancang khusus, mencakup alat elektronik rumah tangga, furnitur, dan perlengkapan rumah, terus memperbarui model bisnis. Targetnya, menjadi penyedia solusi smart home terpadu yang menawarkan pengalaman smart home lengkap bagi pengguna.
Hingga kini, Three-Winged Bird telah membuka lebih dari 3.300 gerai berfasilitas lengkap di seluruh dunia. Sementara, ekosistem smart home Haier yang didukung Internet of Clothing (IoC) dan Internet of Food (IoF), ekosistem smart home terbesar di dunia, mengalami ekspansi besar-besaran pada 2022. Layanan IoC menawarkan pengalaman berteknologi pintar dengan siklus lengkap, terdiri atas pencucian, perawatan, pengelolaan, pengenaan, serta pembelian pakaian untuk lebih dari 65 juta pengguna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Rekomendasi Baju Cheongsam Anak Laki yang Keren dan Menggemaskan
-
Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya
-
Dari Sirkuit ke Streetwear, Formula 1 Kini Resmi Jadi Inspirasi Fashion Global
-
Mulai Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Cara Tukar Uang Baru via Aplikasi PINTAR BI
-
Ini Dia Drive Thru Kafe Jus Buah Pertama di Indonesia yang Bikin Sehat Makin Praktis
-
Ramalan Keuangan Zodiak 14 Februari 2026: 6 Zodiak Ini Makin Cuan di Hari Valentine
-
30 Link Download Poster Takjil Ramadan, Estetik dan Mudah Diedit Buat Jualan atau Baksos
-
Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya
-
Fokus Konservasi Budaya dan Lingkungan, Siak Perkuat Pariwisata Berkelanjutan
-
Menemukan Diri di Tengah Hutan: Mengapa Ubud Populer Jadi Tempat Healing