Suara.com - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, salah satu kota yang mulai dibanjiri wisatawan adalah Semarang, Jawa Tengah. Sebab di kota satu ini, Anda bisa menemukan beberapa bangunan Klenteng yang terlihat semakin cantik pada momen perayaan Imlek.
Klenteng di Semarang dan Keunikannya
Meski sama-sama cantik, setiap klenteng di Semarang memiliki daya tariknya masing-masing, mulai dari bentuk bangunan sampai sejarah dibuatnya. Apabila Anda berencana ke Semarang, berikut adalah beberapa klenteng yang bisa Anda dikunjungi.
1. Klenteng Sam Poo Kong
Klenteng satu ini tentu sudah populer di kalangan wisatawan. Di samping bangunannya yang memang masih sangat terawat meski telah berumur ratusan tahun, klenteng ini juga menyimpan sejarah penjajahan dan toleransi antar agama.
Ketika menginjakkan diri di Sam Poo Kong, Anda akan disambut dengan patung Laksamana Cheng Ho. Klenteng ini sendiri awalnya dibangun sebagai tanda penghormatan atas Laksamana Cheng Ho.
Di sekitar klenteng, Anda juga akan menemukan berbagai bangunan lain yang akan membuat Anda seperti sedang berada di China.
2. Klenteng Tay Kak Sie
Salah satu hal yang akan menarik perhatian Anda saat berkunjung ke klenteng ini adalah adanya sepasang naga di atas atap yang seolah tengah memperebutkan matahari. Naga di sini dilambangkan sebagai penjaga klenteng dari berbagai hal buruk.
Baca Juga: Mengapa Imlek Selalu Hujan? Simak Penjelasan dan Maknanya di Sini!
Klenteng Tay Kak Sie kerap menggelar berbagai upacara keagamaan. Meski upacara ini diadakan oleh Umat Budha, siapa pun boleh ikut menyaksikannya. Upacara keagamaan ini bahkan menjadi daya tarik tersendiri dalam mengundang wisatawan.
Semakin menarik, di sekitar klenteng, tentu saja Anda akan menemukan banyak ornamen yang berkaitan dengan agama Budha, Tao, dan Konfusianisme.
3. Klenteng Ling Hok Bio
Meski klenteng satu ini terbilang cukup kecil, kemegahan Ling Hok Bio tetap tidak bisa ditampik. Terletak di Gang Pinggir Pecinan, membuat suasana klenteng ini menjadi lebih hangat.
Ketika melintasinya, Anda akan mencium aroma hio yang khas dan nyala api dari lilin yang tertata rapi. Klenteng Ling Hok Bio juga begitu menawan karena memiliki tiang gagah dengan warna merah menyala.
Hanya saja, halaman parkir klenteng ini terbilang sempit. Jadi, sebaiknya Anda berjalan kaki atau menggunakan kendaraan umum saat berkunjung ke sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan
-
Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan
-
Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA
-
Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya
-
2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli