Suara.com - Marie Kondo menjadi perbincangan setelah mengaku menyerah merapikan rumah sendiri setelah memiliki tiga orang anak. Marie Kondo justru membiarkan rumahnya berantakan dan ini menjadi sorotan. Pasalnya, ia adalah seorang 'ratu' beres-beres rumah.
Nama Marie Kondo terkenal di seluruh dunia lantaran selalu menjaga kerapian rumahnya. Bahkan, caranya merapikan barang-barang di rumah sampai nyaman dipandang pun menjadi panutan.
Sosok Marie Kondo
Marie Kondo secara profesional dikenal sebagai konsultan kerapian, penulis, presenter TV asal Jepang. Ia lahir pada 9 Oktober 1984 yang artinya kini berusia 38 tahun.
Melansir dari konmari.com, sosoknya terpersona dengan kerapian sejak masa kecil. Oleh sebab itu, saat berusia 19 tahun dan menjadi mahasiswa di Tokyo, ia pun memulai bisnis konsultan kerapiannya.
Awalnya, ketertarikan Marie Kondo terhadap kerapian membuncah pada usia 5 (lima) tahun. Marie Kondo sangat menyukai gaya hidup ibunya yakni dekorasi interior yang indah hingga tips kebersihan dari sang ibu. Oleh karena itu, Marie Kondo menghabiskan waktunya mengatur boneka daripada benar-benar membersihkannya.
Marie Kondo selalu merapikan rumahnya dengan hati-hati dan penuh perhatian. Hal ini dilakukan karena Marie ingin menghargai apa yang dimiliki dan hidup dengan niat dan perhatian penuh terhadapnya.
Tantangan Awal Minat Kerapiannya
Saat menginjak usia 15 tahun, Marie Kondo tertarik oleh kerapian setelah membaca ‘The Art of Discarding’. Ia pun mulai mengeksplorasi dan membaca setiap buku dengan subjek tertentu.
Saat itu, Marie Kondo merasa merapikan artinya adalah membuang barang. Selama waktu tertentu yang membuatnya sakit dan jatuh pingsan di lantai, Marie Kondo merasa ada seseorang yang menyuruhnya untuk melihat barang-barang itu dengan hati-hati dan dekat.
Baginya, barang-barang itu tampak bersinar dan pada saat itulah, Marie Kondo menyadari daripada membuang barang, lebih baik menyimpannya. Kemudian, ia pun memulai bisnis konsultan kerapian di usia 19 tahun dan terus mengasah kemampuannya.
Marie Kondo pun menciptakan metode kerapiannya yang disebut dengan Metode KonMariTM yang dirancang untuk membantu orang agar tidak berantakan lagi. Metode ini berpusat pada kriteria seleksi one-of-a-kind metode. Prinsipnya, jika ada sesuatu yang membuatmu senang, pertahankanlah.
Karya Marie Kondo
Reputasinya pun semakin baik dan dikenal masyarakat luas. Marie Kondo telah menulis sembilan buku dalam bahasa Jepang tentang merapikan dan terorganisir.
Buku pertamanya adalah ‘The Life-Changing Magic of Tidying Up’ yang telah diterjemahkan ke 44 bahasa termasuk Cina, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Portugis, Rusia, Spanyol, dan lain sebagainya. Buku itu telah terjual lebih dari 13 kopi di seluruh dunia.
Acara televisi pertamanya ‘Tidying Up With Marie Kondo’ yang rilis di Netflix pada 2019 itu memperoleh 7 nominasi penghargaan, 2 Emmy, 3 Critics Choice Awards, dan 1 Realscreen Award serta 1 TCA Awards. Pada 2015, Marie Kondo menjadi salah satu dari 100 orang berpengaruh di Majalah Time.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Pengakuan Dian Sastrowardoyo Ngantor Jalani Profesi Ini saat Vakum 6 Tahun dari Film, Kemampuan Diragukan
-
Pentingnya Branding Politik Mendulang Suara di Pemilu 2024
-
Garap Proyek Bendungan Temef dan Ciujung Priority Civil Work, Indra Karya Diapresiasi
-
Konsultan Pajak PT. Jhonlin Baratama Didakwa Suap Mantan Pejabat Pajak Angin Prayitno Aji SGD 3,5 Juta
-
Kasus Pajak, KPK Segera Adili Konsultan Pajak PT. Jhonlin Baratama dan Bank Panin di PN Tipikor Jakarta Pusat
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
4 Tas Sekolah Ransel Mulai Rp90 Ribuan, Muat Banyak dan Nyaman Dipakai
-
Sepeda Hybrid Berapa Harganya? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Buatan Lokal yang Murah
-
Mesin Cuci Sebaiknya Pakai Deterjen Bubuk atau Cair? Ini Pilihan Paling Efektif
-
3 Shio Diprediksi Dapat Keberuntungan Besar di Tengah Ketidakpastian 2026
-
Warna Gorden yang Harus Dihindari Menurut Feng Shui agar Tak Menghambat Energi Positif
-
Juli 2026 Ada Libur Apa? Simak Daftar Tanggal Merah Bulan Depan
-
7 Sepatu Hitam Rp100 Ribuan untuk Anak Sekolah, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
-
Rumah Terasa Suram, Rezeki Seret? Mungkin Posisi Cermin Anda yang Salah Menurut Feng Shui
-
Apa Perbedaan CV dan Resume? Ini Bedanya buat Kamu yang Lagi Cari Kerja
-
Apakah Sepatu Trail Run Bisa untuk Running Biasa? Ini Jawaban dan Penjelasannya