SuaraCianjur.id- Pernah lama vakum dari dunia akting ternyata ada profesi lain yang dijalankan oleh aktris cantik tanah air, Dian Sastrowardoyo.
Dian mengaku selama vakum untuk tampil di depan layar, dia pernah menjalankan sebuah profesi yang konsultan.
Saat berhenti dalam dunia seni peran film, Dian Sastrowardoyo mengatakan dirinya ingin mencoba hal yang baru.
Melansir dari YouTube VINDES, dilihat Rabu (25/1/2023) kalau Dian Sastrowardoyo memilih untuk bekerja menjadi konsultan ketika tak berakting di depan kamera.
"Di tahun 2006 setelah gue bikin film Drupadi dan main di dalamnya, gue sempet mikir 'Ah gue mau nyoba bidang di luar film'. Akhirnya gue sempet berhenti main film enam tahun, terus gue jadi konsultan di perusahaan multinasional, ngantor,” ungkap Dian Sastrowardoyo.
Dian mengatakan meskipun dirinya sebagai seorang konsultan dan menjadi orang kantoran, tak sedikit ketika bertemu dengan kliennya, banyak yang ingin meminta foto bersamanya.
"Gue kan artis ya, ketemu klien itu, 'Mbak Dian boleh minta foto nggak?'" kata dia.
Aktris cantik yang akrab disapa Dian Sastro mengaku sempat bekerja selama delapan jam, layaknya orang kantoran.
Hanya saja kata Dian Satro merasa ketika itu, dirinya hanya menjadi pelengkap di kantornya itu. Bahkan Dian juga mengaku kalau dirinya harus membuktikan soal kemampuan yang dimiliknya.
Baca Juga: Gerindra dan PKB Bentuk Sekretariat Bersama, Prabowo Menang Banyak?
"Nine to five bener. Gua masuk jam delapan dan jam delapan ngantor gua. 'Lu nggak usah banyak ngomong deh, lu udah di sini aja buat bikin kita laku aja'. Tapi gue pengen membuktikan gue nggak gitu kan," jelas Dian Sastro.
Dian Sastro bahkan menbgaku sampai harus melamar ke tiga kantor, hingga akhirnya memutuskan untuk mengambil pekerjaan tersebut.
"Gua ngelamar tiga kantor yang gua ambil yang consulting itu perusahaan Amerika. Sekarang udah nggak ada, udah diakusisi," ungkap Dian.
Dian Sastro sebagai seorang lulusan filsafat sempat diragukan tentang kemampuannya itu.
"Kerjaan gua sebagai anak filsafat dan artis ini yang jujur 'Lu bisanya apa ya?' Ditanya gitu. Ya emang bener sih gua juga nggak nyalahin mereka, karena kalau gua ngelihat ada pelamar yang bentukannya kayak gua, gua juga bertanya 'Ini anak bisa kerja apa?" bebernya.
Ketika dirinya menjadi konsultan di perusahaan tempatnya bekerja, Dian harus mengeluarkan energinya untuk kerja keras demi memberikan kontribusi pada perusahaan yang dia lamar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial