Suara.com - Aturan tak biasa terkait donor organ akan diterapkan Massachusetts, Amerika. Dimana narapidana akan mendapatkan remisi kurungan penjara selama satu tahun jika mendonorkan organ mereka. Menariknya wacana ini terinspirasi dari buku fiksi ilmiah dan cerita horor.
Alih-alih fokus pada narapidana berperilaku baik, baru bisa mendapatkan remisi atau potongan masa hukuman penjara, maka rancangan undang-undangan Massachusetts terbaru memasukan wacana donor organ untuk mendapatkan potongan hukuman.
Mengutip Insider, Kamis (2/2/2023) jika undang-undang ini disahkan maka akan membentuk panel beranggotakan lima panelis untuk mengawasi pelaksanaan program.
Panelis ini terdiri dari seorang spesialis donasi organ dari rumah sakit, dua pengacara ahli donor organ dan hak tahanan, serta panel penentu standar kelayakan donor organ.
Melalui RUU ini, diklaim akan bisa menyelamatkan banyak jiwa. Pasalnya saat ini daftar tunggu donor organ di Massachusetts sudah lebih dari 5000 orang, sehingga dianggap sudah terlalu panjang atau tidak proporsional, karena meningkatkan risiko kematian.
"Tidak boleh ada komisi atau pembayaran uang yang diberikan kepada Departemen Pemasyarakatan untuk sumsum tulang yang disumbangkan oleh individu yang dipenjara," tulis RUU tersebut.
Selain organ yang bisa disumbangkan, ada juga sumsum tulang belakang yang banyak dibutuhkan pasien dengan kanker seperti kanker darah atau leukimia.
"Seperti yang ada di buku fiksi ilmiah dan cerita horor. Ini adalah semacam gagasan bahwa kita memiliki kelompok manusia yang bagian tubuhnya bisa 'dipanen' karena mereka sangat menginginkan kebebasan sehingga bersedia melakukan itu," komentar Presiden Families Against Mandatory Minimums, Kevin Ring mengomentari.
Wacana ini akhirnya viral di media sosial dan menimbulkan pro kontra bahkan perdebatan, karena dianggap bisa mengatasi masalah kesehatan kekurangan organ, hingga pemaksaan para terpidana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove