Teori pertama melibatkan kumpulan saraf yang melekat pada prostat. Saraf ini, disebut pleksus prostat, berasal dari bagian bawah pleksus panggul, yang berada di dekat tulang belakang.
Prostat, penis, dan uretra semuanya melekat pada saraf ini. Orgasme dapat mengaktifkan saraf ini, menghasilkan kenikmatan seksual di area tersebut.
Teori kedua melibatkan otak. Ada kemungkinan bahwa dengan lebih memperhatikan prostat, seseorang dapat memperoleh lebih banyak kesenangan dari waktu ke waktu.
Otak dapat membuat seseorang menjadi lebih terangsang dan menemukan lebih banyak kesenangan dalam rangsangan prostat jika mereka fokus dan berlatih merangsang prostat.
Menurut ulasan tersebut, proses ini dapat menyebabkan otak mengharapkan lebih banyak kesenangan setiap kali prostat menerima rangsangan.
Dilansir Hello Doctor, orgasme yang diinduksi oleh prostat juga dibandingkan dengan g-spot wanita karena keduanya memberikan perasaan senang yang intens. Terlebih lagi, beberapa pria mengalami orgasme prostat yang begitu kuat sehingga terasa di seluruh tubuh mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mahfud MD Klarifikasi Video Viral 'Reformasi Jilid 2' di Agustus Ini, Ini Fakta di Baliknya
-
BPS Ungkap Biang Kerok RI Deflasi Juli 2026
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
Siapkah Indonesia Terapkan E-Voting di Pemilu 2029? Ini Syarat Mutlak dari Komisi II DPR RI
-
Sayembara Tangkap Begal Disorot, Kini Dedi Mulyadi Ajak Warga Buru Penjual Tramadol
-
Ekspor Komoditas Mengandung Logam Tanah Jarang Diizinkan Kembali, Aturan Masih Disusun
-
Komisi II: Relaksasi Belanja Pegawai Lebih 30 Persen Masih Diperbolehkan
-
Daya Beli Masyarakat Rontok, RI Alami Deflasi 0,14 Persen
-
Ibu Hamil Tewas Dibom Israel di Gaza, Nyawa Satu Keluarganya Juga Melayang
-
Polda Metro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat PM Thailand Melintas, Ini Daftar Jalannya