Suara.com - Saat puasa di bulan Ramadhan, umat Muslim dilarang untuk makan ataupun minum selama sebulan penuh. Ketika ada zat yang masuk ke dalam tubuh, hal tersebut dapat membatalkan puasa yang tengah dijalankannya.
Namun bagaimana dengan sikat gigi? Pasalnya, beberapa orang sikat gigi untuk menghindari bau mulut saat berpuasa. Lantas apakah umat Muslim yang sikat gigi di bulan Ramadhan dapat membatalkan puasanya?
Mengutip NU Online, pada dasarnya saat puasa memasukkan benda atau zat ke mulut tergantung kondisinya. Misalnya, saat berwudhu umat Muslim harus berkumur sehingga tidak batal. Kondisi tersebut dikenal dengan nama syara. Begitupun jika sedang mandi, jika air masuk secara tidak sengaja maka puasa yang dijalani tetap sah.
Namun, pada kasus sikat gigi berbeda. Pasalnya, pasta gigi bukanlah sebuah syara. Oleh sebab itu, ketika menyikat lalu air yang bercampur pasta gigi atau bulunya masuk ke dalam tubuh itu dapat membuat batal. Hal ini telah dijelaskan Imam Nawawi, dalam al-Majmu’, syarah al-Muhadzdzab yang memiliki arti:
"Jika ada orang yang memakai siwak basah. Kemudian airnya pisah dari siwak yang ia gunakan, atau cabang-cabang (bulu-bulu) kayunya itu lepas kemudian tertelan, maka puasanya batal tanpa ada perbedaan pendapat ulama. Demikian dijelaskan oleh al-Faurani dan lainnya." (Abi Zakriya Muhyiddin bin Syaraf an-Nawawi, al-Majmu’, Maktabah al-Irsyad, Jeddah, juz 6, halaman 343).
Namun, ketika melakukan sikat gigi tidak ada air atau bulu yang masuk ke dalam tubuh, maka puasa yang dijalankan tidak batal. Seseorang juga disarankan untuk berkumur setelah melakukan sikat gigi.
Pandangan lain
Sementara itu, dalam pandangan Imam Syafi’i, membiarkan bau mulut saat berpuasa dimulai sejak tergelincir matahari hingga terbenam merupakan sebuah kesunnahan. Bahkan, hal ini dipercaya memberikan keistimewaan (fadhilah) tersendiri daripada menghilangkannya.
Dalam hal ini, baik Imam Syafi’i maupun Syekh ‘Izzuddin, senapas untuk berdalil dengan hadits riwayat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, yang berbunyi:
Baca Juga: Buya Yahya Beri Penjelasan Hukum Berhubungan Suami Istri saat Berpuasa
Artinya, “Sungguh bau mulut orang berpuasa, lebih harum di sisi Allah daripada aroma misk (sebutlah kasturi)” (HR al-Bukhari dan Muslim).
Dari hadits di atas, mazhab Syafi’i mengatakan, Allah mengaitkan antara bau mulut orang puasa dengan pahala yang begitu besar, berarti bau mulut (khaluf) akan membuat Allah SWT mengapresiasi mereka dengan pahala.
Sementara itu, Syekh ‘Izzuddin memberikan analogi hukum (qiyas). Menurutnya, jika bau mulut saja diberi apresiasi besar oleh Allah SWT, apalagi aroma harumnya. Tentu akan diapresiasi lebih besar.
Dengan demikian, hal ini kembali lagi dengan pedoman dan kepercayaan masing-masing. Namun, hal yang penting diperhatikan adalah agar tidak adanya zat asing yang masuk di dalam mulut karena berpuasa. Selain itu, seseorang juga tetap bisa sikat gigi sesudah berbuka dan setelah sahur agar puasa tetap sah dan mulut bersih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Wajah Berminyak dan Berjerawat