Suara.com - Bondan Winarno merupakan pakar kuliner yang cukup ternama di tahun 2000an. Dirinya memiliki program kuliner di televisi yang membuat Pak Bondan kini disebut sebagai Bapak Food Vlogger Indonesia.
Kata 'maknyus' yang ia populerkan bahkan hingga kini masih sering digunakan. Sosoknya yang informatif ketika memberikan ulasan benar-benar membuat warganet salut.
Nama Bondan Winarno yang telah wafat pada 2017 silam kembali ramai diperbincangkan usai curhatan seorang food vlogger yang merasa disepelekan viral di internet. Banyak warganet yang meminta para food vlogger belajar dari sosok Bondan Winarno.
Lantas, seperti apa sebenarnya sosok Bondan Winarno? Suara.com telah merangkum 5 fakta Bondan Winarno yang disebut sebagai Bapak Food Vlogger Indonesia. Yuk, kita simak!
1. Pernah menjadi jurnalis investigasi dan pemimpin redaksi
Sebelum menjadi seorang food enthusiast, Bondan Winarno berkarir sebagai wartawan. Ia bahkan pernah menjadi jurnalis investigasi dan menerbitkan buku berjudul 'Bre-X: Sebungkah Emas di Kaki Pelangi'.
Bondan Winarno juga pernah menjadi Pemimpin Redaksi SWA dan Suara Pembaruan.
2. Pernah masuk dunia politik
Bondan Winarno pernah menjadi calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dari Partai Gerindra. Dirinya mengikuti pemilihan caleg pada 2014 lalu.
3. Tak pernah mau menerima makanan gratis
Bondan Winarno tak pernah mau menerima makanan gratis dari restoran yang ia kunjungi. Hal ini diungkapkan oleh salah satu partner bisnisnya.
Meskipun dipaksa, Bondan Winarno tetap hanya mau menerima sedikit diskon, bukan gratis sepenuhnya.
4. Anti sebut makanan tidak enak
Selama menjadi presenter kuliner, Bondan Winarno tak pernah sebut makanan tidak enak. Menurutnya, cita rasa makanan yang kurang pas lantaran adanya ketidaksengajaan atau kurang pengalaman.
Bondan Winarno memiliki 3 kode rasa untuk makanan, di antaranya maknyus, top markotop, dan sip markosip.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Percantik Teras, Ini 5 Pilihan Tanaman Hias yang Mudah Dirawat
-
Apa Keuntungan Homeless Media? Viral Banyak yang Digandeng Bakom RI
-
Food Cycle Indonesia Ubah Surplus Pangan Jadi Bantuan untuk Warga Rentan
-
Beda Pendidikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Sedang Jadi Omongan
-
5 Serum dengan Kandungan Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan Wajah
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian