Suara.com - Salat Ied menjadi salah satu ibadah yang dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri. Salat satu ini dilakukan sebagai penanda Ramadhan telah usai dan saatnya memasuki bulan Syawal. Menjalankan salat Id juga sangat dianjurkan karena dapat memberikan keutamaan bagi yang melaksanakannya.
Meski demikian, terkadang tidak semua orang dapat melaksanakan salat Ied, khususnya wanita. Biasanya, selain karena haid, ada urusan di rumah atau anak yang membuat para wanita sulit untuk melaksanakan salat Id berjamaah.
Meski demikian, sering ada perkataan kalau salat Id diperbolehkan dilakukan sendiri di rumah. Lantas sebenarnya bagaimana hukumnya dalam pandangan Islam salat Ied di rumah sendiri?
Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya mengatakan, salat di rumah dianjurkan bagi wanita yang hanya ingin berdandan dan bersolek. Pasalnya, salat Id difokuskan untuk beribadah, bukan menampilkan dirinya yang penuh riasan.
“Wanita yang senang berdandan, bersolek, dengan dandanan aneh-aneh salatnya di rumah saja. Kalau wanita pergi ke tempat tersebut dengan dandanan sewajarnya, boleh,” jelas Buya Yahya dalam video yang diunggah di kanal Youtube Al-Bahjah TV tiga tahun lalu.
Sementara itu, untuk wanita atau siapapun yang memang tidak bisa pergi salat berjamaah, tetap dapat melakukannya sendiri, meskipun tanpa khotbah. Salat Id yang dilakukan jadi seperti qobliyah subuh.
“Jadi bagi wanita ini adalah kabar gembira bagi yang sibuk urusi anak di rumahnya, maka salatnya di rumah juga enggak apa-apa, boleh. Kemudian enggak usah pakai khotbah,” ujar Buya Yahya.
“Kemudian bagi siapapun termasuk wanita atau siapapun yang tidak bisa pergi ke masjid, bisa melakukan salat di rumahnya sendiri biarpun tanpa harus ada khotbahnya. Anda seperti salat qobliyah subuh, jadi salat 2 rakaat aja sudah sah salat Id,” sambungnya.
Oleh sebab itu, tidak masalah jika melakukannya sendiri di rumah. Namun, bukan berarti lebih mengutamakan salat di rumah. Hal ini karena salat Id tetap lebih diutamakan berjamaah baik di masjid atau lapangan luas.
Baca Juga: Benarkah Puasa Syawal 6 Hari Bisa Memperoleh Pahala 1 Tahun Penuh, Begini Penjelasan Buya Yahya
Bahkan, wanita yang sedang haid juga tetap dapat hadir salat Id meski tidak melaksanakannya. Buya Yahya mengatakan, kehadiran salat Id itu sebagai bentuk syiar.
“Jadi boleh di rumah, tapi jangan gara-gara ini jadi enggak usah gitu. Bahkan yang perempuan pun saat haid perlu digiring ke salat Id meskipun tidak salat untuk mengangkat syiar, jadi yang haid pun perlu,” pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
5 Bedak Wardah Terbaik untuk Makeup Sehari-hari Mulai Rp50 Ribuan
-
Pertama di Indonesia, Restoran Cepat Saji Gelar Open House Lebaran di 10 Kota
-
Ancaman Banjir dan Longsor, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak
-
6 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka selain Clifton untuk Long Run dan Race
-
4 Rekomendasi Sunscreen Facetology untuk Mencerahkan Sesuai Jenis Kulit
-
Biaya Pasang Panel Surya 900 Watt di Rumah Terbaru 2026, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan
-
Berapa Harga APAR? Heboh Petugas SPBU Ogah Padamkan Motor Terbakar, Sebut APAR Mahal
-
Masih Bingung Urutan Skincare? Ini 5 Langkah Pagi Hari dan Jeda Waktu Ideal yang Wajib Pemula Tahu
-
Buttonscarves Gandeng Alexandra Lapp, Hadirkan Koleksi Syal Sutra dan Tas Kulit dengan Gaya Klasik
-
Saat Telur Jadi Harta Karun: Cara Sederhana Menghidupkan Momen Paskah Sambil Kulineran di Sini