Suara.com - Cegah kejadian bunuh diri bos J&T terulang, psikolog meminta judi online diberantas. Sebab, mencegah kecanduan judi online lebih mudah daripada menyembuhkan orang yang sudah kecanduan.
Psikolog Ratih Ibrahim mengatakan tidak mudah berhenti kecanduan judi online di zaman serba digital, di mana manusia hampir tidak bisa hidup tanpa handphone dan media sosial.
"Cara menyembuhkannya sangat sulit. Hampir tidak bisa," ujar Ratih saat dihubungi suara.com, Sabtu (13/5/2023).
Meski tidak mudah dan hampir tidak bisa, Ratih Ibrahim mengatakan tetap ada upaya yang bisa dilakukan. Solusi terbaik dan paling memungkinkan berhenti kecanduan judi online yaitu dengan menutup semua akses digital.
Ini karena iklan judi online ada di manapun dan kapanpun di layar handphone, apalagi jika sudah ada riwayat pencarian kanal atau platform penyedia judi online.
"Tapi jaman sekarang kan nyaris impossible," ungkap Ratih.
Lantaran sudah jadi momok, menurut Ratih sudah saatnya pemerintah turun tangan mencegah semakin banyak masyarakat kecanduan judi online. Apalagi mencegah lebih mudah dibanding menyembuhkan kecanduan judi online.
"Cara mencegahnya yang mudah dilakukan, pertama yaitu memberantas judi online. Kedua, beri sanksi seberat-beratnya kepada penyelenggara judi online. Lalu, ketiga jangan ikutan judi online," tutup Ratih.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial ALG ditemukan tewas di kantornya Jalan Tanah Sereal Raya, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (10/5).
"Keterangan keluarga dan saksi-saksi, korban sedang dalam masalah utang piutang dan sedang dalam masalah keluarga. Utang piutang karena kalah judi online," ujar Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama kepada wartawan, Jumat (12/5/2023).
Menurut penuturan Putra, jenazah ALG ditemukan di lantai tiga kantornya sekitar pukul 16.30 WIB. Awalnya korban datang ke kantor tersebut pukul 16.00 WIB.
"Korban datang ke kantor pukul 16.00 WIB, saat itu karyawan sedang kerja. Kemudian datang istrinya dan menanyakan keberadaan suaminya," tutur Putra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek
-
3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas
-
7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam
-
5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam
-
Hukum Menggabungkan Puasa Asyura dan Qadha Ramadan, Boleh atau Tidak?
-
7 Cara Mengatur Suhu AC agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak, Anti Gerah di Cuaca Panas
-
Universitas Bung Karno Ada di Mana? Ini Lokasi dan Akreditasinya
-
Sepatu Lari Plat Karbon untuk Pace Berapa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Sisa Sayuran Dapur Bisa Ditanam Kembali: Ini Cara Sederhana Kurangi Sampah Makanan
-
Apa Itu Purging karena Skincare? Kenali Ciri-ciri dan Bedanya dengan Breakout