Suara.com - Bagi para pria seringkali mengalami kecanduan karena pornografi. Hal ini karena menonton film porno atau film bokep akan membuatnya lebih nyaman dalam menyalurkan hasrat seksual.
Seksolog Zoya Amirin mengungkapkan, kenyaman tersebut terjadi karena ketika menghadapi perempuan secara langsung, ia akan merasa berbeda. Apalagi, jika lawan main hubungan seksnya sangat mengintimidasinya.
Saat merasa terintimidasi dengan lawan mainnya, itu akan membuatnya tidak nyaman dan kurang percaya diri. Bahkan, sebab rasa kurang nyaman itu membuat para pria sulit untuk alami ereksi.
“Laki-laki itu selalu punya persepsi kalau laki-laki itu harus kuat, seksnya harus jago, harus ngerti posisi, harus ngerti cara untuk berhubungan seks dan sebagainya. Ketika dia enggak ngerti dan diintimidasi sama pasangan seksualnya, galau cowok-cowok langsung lemes,” ungkap Zoya Amirin dalam video yang diunggah di kanal Youtube pribadinya tiga tahun lalu.
Sebab hal itu, laki-laki memilih untuk menonton video porno serta kecanduan dibandingkan dengan berhubungan seks dengan perempuan sungguhan.
“Makannya lebih nyaman untuk berhubungan seks dalam imajinasi dan nonton pornografi dibandingkan sambil berhubungan seks dengan cewek beneran,” sambung Zoya Amirin.
Menurut Zoya, pria yang kecanduan itu nantinya akan lebih mudah mendapatkan kenyamanan ketika menyaksikan video prono. Namun, ketika langsung berhadapan dengan pria, justru mereka akan merasa tidak nyaman. Padahal, perempuan lawan mainnya itu cantik.
“Hal itu karena ada kenyamanan-kenyamanan yang didapatkan ketika nonton porno, dibandingkan dengan perempuan beneran, meskipun perempuannya cantik luar biasa,” jelas Zoya Amirin.
Bahaya lain dari kecanduan menonton pornografi juga akan berdampak langsung pada kejiwaannya. Zoya Amirin mengatakan, ketika kecanduan, secara tidak langsung itu akan merusak otak.
Baca Juga: Politisi PDI P yang Viral karena Nonton Video Bokep Saat Sidang DPR Kembali Nyaleg di Pemilu 2024
“Film blue juga dapat memengaruhi kejiwaan. Ada juga beberapa penelitian yang menunjukkan akibat kerusakan otak karena adiksi pornografi,” ujarnya.
Oleh sebab itu, para pria diusahakan untuk mengurangi rasa candunya kepada pornografi. Hal ini karena pornografi memberikan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Dampak buruk yang ditimbulkan oleh kecanduan pornografi tersebut termasuk rasa nyaman saat berhubungan seks dengan perempuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat