Suara.com - Dikenal dengan gaya hidup yang suka konsumsi alkohol, Erika Carlina rupanya menjadikan kebiasaan minum dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, Erika Carlina mengonsumsi alkohol bukan untuk gaya hidup mabuk-mabukan melainkan untuk kebutuhan.
Artis 29 tahun ini mengatakan, ia mengonsumsi alkohol karena kebutuhan pekerjaannya. Oleh sebab itu, jika berbicara konsumsi alkohol, ia tidak minum untuk mabuk-mabukan seperti masyarakat pada umumnya.
“Sebenarnya gini, aku itu minum alkohol bukan lagi untuk mabuk-mabukan. Aku minum alkohol biasanya liat momen sama kebutuhan,” ucap Erika Carlina dalam peluncuran BINTANG Anggur Merah, Selasa (6/6/2023).
Erika Carlina mengatakan, ia mengonsumsi alkohol demi membangkitkan suasana hatinya. Jadi misalnya ada pekerjaan yang mengharuskannya tampak cerita, tetapi suasana hatinya sedang buruk, ia akan konsumsi alkohol.
Menurutnya, dengan konsumsi alkohol itu dapat mendorong suasana hatinya menjadi baik. Dengan begitu, ia bisa bekerja dengan suasana hati yang baik.
“Aku tahu misalnya aku harus dalam suasana hati yang ceria banget, tapi ternyata mood aku enggak bagus, aku butuh dorongan hal-hal yang bisa bikin aku happy, salah satunya alkohol itu yang bikin aku happy. Tapi bukan untuk mabuk,” jelasnya.
Dalam mengonsumsi alkohol ini juga tidak berlebih. Erika Carlina mengatakan, biasanya hanya cukup 1-2 gelas dapat membuat suasana hatinya menjadi baik. Tidak hanya itu, ia juga tidak mengonsumsinya setiap melakukan pekerjaan. Erika Carlina akan mengonsumsi hal itu hanya pada pekerjaan-pekerjaan tertentu saja.
“Kayak cuma minum satu gelas wine dua gelas wine itu udah cukup buat aku happy lagi, lebih fokus lagi Kalau misalnya tiap hari enggak juga sih, karena enggak setiap hari aku harus kerja yang harus (minum). Ada kerjaan yang harus dan tidak harus, jadi lebih ke situnya aja sih,” ujar Erika Carlina.
Erika Carline menuturkan, penting juga bagi orang yang konsumsi alkohol bisa mengontrol dirinya. Bagi Erika Carlina, konsumsi alkohol berlebih hanya memberikan dampak buruk. Jadi sebenarnya alkohol untuk dinikmati dan setiap orang harus punya kesadaran untuk tahu kapan waktu berhenti.
Baca Juga: Pulang Dalam Keadaan Mabuk Berat, Ini 10 Kronologi Erika Carlina Nyaris Diperkosa Sopir Taksi Online
”Kalau minum, Aku melimitkan diri aku, misalnya bangun pagi minum, tapi aku tahu kalau minum tau kapan stop, karena ada hal yang harus dilakukan. Jadi harus tahu batasannya gitu sih,” pungkas Erika Carlina.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Apa Saja Merek Sunscreen Lokal Terbaik di Indonesia? Ini 10 Rekomendasinya
-
Berapa Harga Serum Viva untuk Flek Hitam? Ini Cara Pakai yang Benar agar Hasil Maksimal
-
BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah
-
5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second
-
3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
-
Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi
-
6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
-
BPOM Temukan 11 Kosmetik Lokal Berbahaya, Cek Daftar Lengkapnya
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 15 Juli 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi