Suara.com - Saat pertama kali menyusui, mungkin kamu mengalami rasa sakit atau sensitivitas pada puting. Tidak heran jika banyak perempuan bertanya kenapa puting sakit saat menyusui.
Sebenarnya, ini adalah hal yang umum terjadi, terutama dalam minggu pertama menyusui, dan biasanya disebabkan oleh bayi yang tidak menempel dengan benar pada payudara.
Jika kamu mengalami nyeri pada puting saat menyusui, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan bidan, petugas kesehatan, atau spesialis menyusui. Menyusui seharusnya tidak menyakitkan dan ada langkah yang dapat kamu ambil untuk mengatasi masalah ini. Berikut ini sebab serta cara mengatasi puting sakit saat menyusui seperti dilansir dari NHS.
Apa sebab puting sakit saat menyusui?
Penyebab paling umum dari nyeri pada puting adalah bayi yang tidak menempel dengan benar saat menyusu. Penting bagi kamu untuk memperbaikinya segera dengan meminta bantuan dari bidan, petugas kesehatan, atau spesialis menyusui.
Mereka dapat membantu kamu dalam menunjukkan posisi yang tepat bagi bayi saat menyusu. kamu juga dapat melihat panduan langkah demi langkah mengenai cara menempel yang benar.
Sangat penting dicatat bahwa kamu tidak boleh menghentikan proses menyusui meskipun mengalami rasa sakit. ASI diproduksi berdasarkan sistem penawaran dan permintaan, jadi semakin sedikit kamu menyusui, semakin sedikit pula produksi ASI kamu. Jika menyusui terasa sangat menyakitkan, kamu dapat mencoba memerah ASI kamu untuk menjaga pasokan.
Penyebab puting sakit saat menyusui adalah adanya kelainan pada lidah atau dasi bayi. Jika potongan jaringan di bawah lidah bayi kamu terlalu pendek, ini dapat menghambat bayi dalam menempel dengan benar. Kondisi ini dikenal sebagai "lidah-dasi".
Kamu juga perlu memperhatikan kemungkinan adanya infeksi sariawan yang terjadi saat puting kamu retak atau rusak setelah menyusui. Gejalanya termasuk rasa terbakar atau nyeri menusuk pada puting yang berlangsung hingga satu jam setelah menyusui. Dokter kamu dapat memberikan perawatan yang sesuai untuk kamu dan bayi kamu.
Baca Juga: ASI Tersumbat, Lebih Tepat Konsumsi Booster atau Pelancar Air Susu Ibu?
Berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu coba untuk membantu menenangkan puting yang sakit saat menyusui:
- Menggosokkan ASI ke puting: Beberapa wanita menemukan bahwa menggosokkan ASI ke puting mereka dapat memberikan rasa nyaman.
- Menggunakan produk seperti Vaseline atau lanolin: Produk ini dapat membantu mengatasi puting yang kering atau pecah-pecah. Meskipun belum ada bukti ilmiah yang kuat, banyak wanita melaporkan manfaat dari penggunaan produk ini.
- Memberi waktu untuk puting mengering: Setelah menyusui, biarkan puting mengering sebelum memakai pakaian dan ganti bantalan payudara setelah selesai menyusui.
- Hindari penggunaan sabun: Sabun dapat mengeringkankulit kamu, sehingga sebaiknya hindari penggunaannya saat membersihkan area puting.
- Pilih bra berbahan katun tanpa kawat: Bra yang terbuat dari katun dapat memberikan kenyamanan ekstra pada puting kamu. Hindari penggunaan bra dengan kawat yang dapat mengiritasi dan memberikan tekanan pada area puting.
- Hindari penggunaan pelindung puting dan penutup payudara: Penggunaan pelindung puting dan penutup payudara mungkin tidak meningkatkan kelekatan bayi pada payudara kamu. Sebaiknya fokus pada memastikan bayi menempel dengan benar pada puting daripada menggunakan alat tambahan ini.
- Jangan mempersingkat waktu menyusui: Mengurangi waktu menyusui tidak akan mengurangi rasa sakit dan dapat mengurangi produksi ASI kamu. Sebaliknya, pastikan bayi menyusu dengan cukup lama untuk memastikan pasokan ASI yang mencukupi.
Dengan mengikuti tips ini dan mendapatkan bantuan yang tepat, kamu dapat mengatasi rasa sakit pada puting saat menyusui.
Ingatlah bahwa setiap individu mungkin memiliki pengalaman yang berbeda, jadi selalu penting untuk mendiskusikan masalah ini dengan para ahli menyusui atau tenaga medis yang berkompeten. Tetap sabar dan terus memberikan dukungan pada diri sendiri selama proses menyusui yang mungkin membutuhkan penyesuaian.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan
-
IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis
-
KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
-
15 Contoh Soal Cerita Bangun Ruang Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
-
Harga Smart TV 32 Inch Polytron Terbaru, Ini 3 Rekomendasi Termurah Layar Jernih
-
Miftahul Akhyar Kembali Jadi Rais Am PBNU, AHWA Pesan Rangkul Semua Elemen
-
3 HP Tecno RAM 12 GB dengan Performa Kencang dan Memori Lega, Mulai Rp3 Jutaan
-
TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter
-
5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh