Keputihan ekstra selama kehamilan membantu menjaga keseimbangan bakteri yang sehat di miss v. Debit harus encer, seperti susu dan berbau ringan. Jika kental, kental, atau disertai gejala lain (seperti gatal atau bau amis), beri tahu dokter kamu.
Bercak
Sementara pendarahan vagina yang banyak yang membasahi pembalut adalah tanda sesuatu yang berpotensi lebih serius (dan harus segera dibawa ke perhatian praktisi kamu), bercak ringan selama kehamilan relatif umum dan biasanya tidak berbahaya.
Perubahan miss v karena melahirkan
Jika kamu khawatir tentang bagaimana kehamilan dan persalinan akan memengaruhi ukuran dan bentuk miss v dan labia kamu, kamu tidak sendiri. Kenyataannya, jaringan di bawah sana sangat elastis dan umumnya tetap utuh.
Jika kamu melahirkan melalui vagina atau didorong sebelum menjalani operasi caesar, kamu mungkin melihat perubahan berikut pada labia dan vagina kamu:
Peregangan dan robek
Kamu mungkin mengalami robekan pada vagina selama persalinan dan persalinan, dan labia minora (tetapi bukan mayor) terkadang dapat meregang atau robek. Robekan kecil pada vagina dan labia kamu biasanya akan sembuh dalam tujuh hingga 10 hari.
Namun, robekan yang lebih parah mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk sembuh. Cobalah kompres dingin untuk membantu meredakan nyeri.
Baca Juga: Dijamin Bikin Miss V Basah, Ini 6 Tips Seks Rangsang Gairah Seks Wanita di Ranjang
Rasa sakit
Jumlah nyeri perineum pascapersalinan yang akan kamu alami tergantung pada cara kamu melahirkan dan apakah kamu mengalami robekan. Nyeri vagina dan labial akan hilang dalam beberapa minggu.
Melakukan kegel secara teratur sebelum dan sesudah melahirkan dapat membantu persalinan dan persalinan kamu menjadi lebih lancar dan mencegah masalah dasar panggul.
Lantas apakah bentuk miss v bakal kembali?
Hampir semua perubahan yang terjadi pada labia kamu selama dan setelah kehamilan bersifat sementara. Setelah kamu melahirkan, pewarnaan khas kamu akan kembali saat aliran darah kembali normal.
Saat bayi lahir, ukuran labia minora akan kembali ke ukuran sebelumnya dengan penurunan aliran darah; bagi sebagian wanita, labia bahkan mungkin menyusut sedikit lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis
-
Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet