Suara.com - Keperawanan masih kerap menjadi hal yang tabu di banyak masyarakat. Umumnya keperawanan dikaitkan dengan aktivitas seksual seorang.
Artinya, mereka belum pernah melakukan hubungan intim dengan penetrasi oleh Mr P pria. Namun, di sisi lain keperawanan juga sering digambarkan pada pecahnya selaput dara yang terdapat pada Miss V.
Ketika selaput dara tersebut pecah, seringkali dianggap perempuan itu sudah tidak perawan. Akan tetapi selaput dara ini nyatanya bisa pecah bukan hanya penetrasi. Keperawanan ini sendiri banyak dibentuk oleh konstruksi sosial di masyarakat.
Hal ini karena selaput dara juga bisa pecah saat melakukan aktivitas sehari-hari yang intens seperti mengendarai sepeda, berolahraga, menunggang kuda, atau menggunakan tampon.
Oleh sebab itu, masalah keperawanan ini juga sering dipertanyakan perempuan. Apalagi, saat perempuan melakukan mastrubasi menggunakan jari atau sex toys berarti adanya penetrasi pada Miss V.
Lantas apakah hal tersebut membuat perempuan hilang keperawanannya?
Melansir Bebodywise, hal ini kembali bergantung pada bagaimana seseorang mendefinisikan keperawanan. Jika mereka mendefinisikan keperawanan pada mereka yang belum berhubungan seks, itu artinya perempuan masih perawan meski selaput daranya pecah. Selama mereka belum pernah berhubungan seks, artinya mereka perawan.
Sementara jika orang tersebut melihat keperawanan dari selaput dara, maka selama belum pecah maka ia masih perawan. Namun, jika selaput dara itu pecah, menandakan kalau mereka sudah tidak perawan.
Meski demikian, penelitian menunjukkan, ada tidaknya selaput dara tidak dapat menentukan keperawanan seorang perempuan. Hal ini kembali lagi pada kepercayaan sosial atau budaya karena tidak memiliki dasar ilmiah.
Untuk itu, mastrubasi dengan jari atau sex toy kembali dengan definisinya lagi. Akan tetapi, biasanya mastrubasi dengan jari atau sex toy tidak merusak selaput dara. Dengan demikian perempuan itu bisa dikatakan perawan karena selaput daranya belum pecah dan dia tidak melakukan hubungan seks dengan pria.
Di samping itu, tidak menutup kemungkinan selaput dara bisa pecah saat mastrubasi dengan jari atau hal lainnya.
Untuk melihat selaput dara masih ada atau tidak ini juga cukup. Hal ini karena selaput dara terletak di antara lipatan jaringan, labia, dan rambut, sehingga sulit ditemukan.
Terkadang perempuan bisa mengalami nyeri ringan dan pendarahan ringan sebagai tanda robekan selaput dara. Bahkan beberapa perempuan terkadang tidak menyadari selaput daranya sudah pecah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Cara Memilih Teh Berkualitas, Tak Sekadar Wangi tapi Juga Konsisten dari Daunnya
-
Libur Iduladha 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
Isi Pidato Presiden Prabowo Hari Ini di DPR RI, Bongkar Kebocoran Anggaran Rp14.000 Triliun
-
Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko
-
Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang
-
Ortuseight Luncurkan Sepatu Padel Vector Bandeja, Gabungkan Performa dan Gaya
-
4 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Taurus, Hubungan Langgeng Tanpa Drama
-
Nomor Rumah Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Rezeki dan Keharmonisan
-
5 Lip Cream Paling Laris di Shopee dan Tahan Lama Sampai 20 Jam
-
Mau Travelling ke Luar Negeri? Ini Cara Kerja Asuransi Perjalanan yang Perlu Kamu Tahu