Suara.com - Belum lama ini viral video seorang anak SMP perempuan yang memakai botol minyak telon untuk area sensitifnya. Video singkat tersebut langsung heboh di Twitter karena gadis SMP ini memasukkan botol minyak ke Miss V.
"Viral minyak telon anak smp, viral minyak telon, vidio viral minyak telon, ada apa dengan minyak telon, kasus minyak telon, minyak telon viral smp, video minyak telon," tulis @courtney lonewolf, dikutip dari twitter, Rabu 26 Juli 2023.
Warganet yang melihat video tersebut juga langsung ngeri. Pasalnya, selain anak SMP yang sudah melakukan mastrubasi ini, penggunaan minyak telon juga berisiko untuk alat vital. Pasalnya, minyak telon sendiri bisa memengaruhi kesehatan Miss V.
Seperti yang diketahui, minyak telon sendiri merupakan cairan yang sering dibalurkan pada tubuh bayi dengan campuran dari bahan lainnya. Biasanya, campuran minyak telon ini terdiri dari minyak adas, minyak kayu putih, dan minyak kelapa dalam kadar yang berbeda-beda.
Meski dalam video menggunakan area luar botol, tetapi minyak bisa saja masuk dan membahayakan kesehatan Miss V. Mengutip Alodokter ketika penggunaan minyak kayu putih yang mengenai Miss V ini bisa menyebabkan gangguan.
Kontak antara minyak ini dengan Miss V justru bisa membuat kulit kelamin meradang akibat alergi atau iritasi. Kondisi ini juga bisa memberikan berbagai gejala seperti gatal, kemerahan, perih, panas, bengkak, bruntusan, hingga melepuh atau mengelupas. Meski tidak memengaruhi kesuburan, masuknya minyak ke dalam Miss V ini tidak bisa disepelekan.
Akan tetapi, bukan hanya video viral anak SMP mastrubasi dengan botol minyak telon, beberapa wanita justru menggunakannya untuk membersihkan Miss V. Padahal, masuknya kandungan minyak putih ini tidak berdampak baik.
Sementara untuk penggunaan baby oil, sebenarnya diperbolehkan untuk kebersihan Miss V. Namun, hal ini juga tidak dianjurkan. Baik baby oil, maupun minyak telon, kayu putih, zat-zat tersebut dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dan jahat hingga menimbulkan iritasi pada vagina.
Minyak yang masuk ke dalam Miss V juga akan sulit dibersihkan. Hal ini karena minyak emang akan sangat sulit sebab tidak bisa bersatu dengan air. Oleh sebab itu, ketika minyak, masuk membersihkannya juga membutuhkan usaha dan tidak mudah.
Baca Juga: Heboh Video Viral Minyak Telon Gadis SMP, Ini 5 Bahaya Memasukkan Benda Asing ke Miss V
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Polda Jatim Petakan Kerawanan Telaga Sarangan, Parkir hingga Bekas Longsor Jadi Perhatian
-
Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo
-
MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer
-
Hemat Bensin Gak Pakai Mahal, Ini Pilihan Motor Bekas Irit, Suku Cadang Melimpah Mentok 5 Jutaan
-
Skin Tint Esqa untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Pilihan Warnanya
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar
-
274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah
-
Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan
-
Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian
-
Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026