Suara.com - Pinkan Mambo membantah tidak membela anaknya, MA yang diduga diperkosa ayah tirinya Steve Wantania. Kira-kira, gimana ya cara orangtua bantu anak yang alami pelecehan seksual?
Mantan personil Ratu itu mengatakan tidak benar dirinya malah mendukung Steve yang melakukan tindakan kekerasan seksual kepada putri kandungnya, yang masih berusia 12 tahun.
"Tidak benar, saya difitnah. Air susu dibalas air tuba. Saya korban anak sendiri. Benar (Steve dipenjara karena kasus pelecehan terhadap MA)," terang Pinkan kepada awak media, Jumat, 18 Juli 2023.
Melansir Rainn.org, Sabtu (29/7/2023) sangat penting untuk mengelola perasaan diri sendiri sebelum membantu anak. Terlebih jika anak dilecehkan secara seksual oleh anggota keluarganya.
Setelah mengelola perasaan berhasil dilakukan, selanjutnya harus fokus menciptakan lingkungan aman untuk anak yang bebas dari bahaya dan stigma. Jangan lupa setelah kejadian orangtua harus mengatakan Anda mencintai dia, tegaskan apa yang terjadi bukan salahnya, dan katakan Anda akan melakukan apapun agar anak tetap aman.
Berikut ini cara bantu anak yang alami pelecehan seksual oleh orang terdekat:
1. Cara Bereaksi
Umumnya respon atau perasaan yang muncul yakni marah, cemas, takut, sedih, dan terkejut. Tapi ingatlah bahwa tidak ada satu pun reaksi yamg benar karena semuanya normal dan alami.
Dalam masalah ini Anda dan anak Anda harus berbicara dnegan profesional tentang pikiran dan perasaan yang bisa sangat membantu. Dengan langkah ini secara jangka panjang dan pendek, kesehatan mental orangtua jadi lebih sehat.
Baca Juga: MA Anak Pinkan Mambo Diperkosa Ayah Tiri Sejak Usia 12 Tahun, Pelaku Termasuk Pedofilia?
2. Mengelola Perasaan
Anak akan mengandalkan orangtuanya untuk mendapatkan dukungan. Agar anak tetap selamat orangtua harus juga menjaga dirinya sendiri. Jadi pastikan perasaan dan reaksi Anda terhadap pelecehan tidak akan mengganggu masa depan dan emosi anak.
3. Saat Pelaku Bagian dari Keluarga
Mengetahui bahwa anak Anda disakiti oleh seseorang yang dikenal dan dipercaya bisa sangat menantang untuk orangtua. Meski perasaan Anda perlu divalidasi karena kecewa, marah hingga hilang kepercayaan terhadap pasangan, tapi yang terpenting adalah mempriotaskan keselamatan anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung