2. Dimuat dalam Tulisan
Hal lainnya yang harus diperhatikan saat membuat aturan agar anak disiplin adalah menempatkannya ke dalam bukti tertulis. Dengan begitu, tidak ada kesalahpahaman di akhir saat anak melanggar aturan.
Tempelkan bukti tertulis tersebut di tempat yang strategis sehingga anak selalu melihatnya setiap berjalan di sekitar rumah. Saat anak melanggar, langsung tunjukkan aturan yang disepakati bersama tersebut.
3. Tetap Tegas dan Konsisten
Remaja kerap menegosiasikan sesuatu dan kerap memanipulasi agar sesuai dengan yang diinginkannya. Anak sudah paham melihat tanda-tanda kelemahan dari orangtuanya. Saat orangtua menyerah dan menerima keringanan untuknya, maka anak akan melakukan hal yang sama setiap kali melanggar aturan.
Agar konsisten, kedua orangtua benar-benar harus memiliki pemikiran yang sama. Ayah dan ibu dari anak tersebut harus mengatakan hal yang sama terkait hukuman.
4. Jadi Teladan yang Baik
Orangtua akan selalu menjadi contoh sikap anaknya karena selalu melihat kebiasaan yang dilakukan oleh ayah atau ibunya. Saat ibu membuat aturan, usahakan untuk tidak melanggarnya karena anak akan protes terkait hal tersebut.
Cara terbaik untuk mendorong perilaku anak menjadi lebih disiplin adalah dengan menerapkan aturan juga untuk diri sendiri sehingga dapat menjadi contoh yang sangat baik bagi anak.
Baca Juga: 10 Potret Kedekatan Aurel Hermansyah dan Amora Lemos, Saling Sayang Meski Bukan Saudara Kandung
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi