Suara.com - Nama Rebecca Klopper kembali menjadi perbincangan usai rumor video syur mirip dirinya beredarnya lagi. Dikatakan terdapat dua link video Rebecca Klopper yangberedar, satu video berdurasi 11 menit, sementara yang lainnya sekitar 4 menit.
Pada video yang beredar disebutkan wanita mirip Rebecca Klopper ini sedang melakukan masturbasi. Sementara, video lainnya wanita yang diduga Rebecca Klopper ini berhubungan dengan seorang pria.
Akibat dari rumor tersebut, nama Rebecca Klopper langsung trending. Beberapa netizen bertanya mengenai kebenaran kabar tersebut. Namun, beberapa netizen lain justru menanyakan link video syur mirip Rebecca Klopper tersebut. Bahkan, banyak akun menyebarkan link dengan keterangan video Rebecca Klopper.
"Woi nanya emang serius ada video Rebecca Klopper yang terbaru?" tulis akun @Ur*****urls melalui platform X, Kamis (7/9/2023).
"Yang punya vidio Rebecca Klopper terbaru dong," tulis akun @lovl******tieee.
"DM yang minat, ane punya yang 11 menit," tulis akun @bra****"7284.
"Bagi linknya dong kak," tulis akun @sm****rr3.
Banyaknya warganet yang meminta dan menyebarkan link ini cukup berbahaya. Masalah membuka situs secara sembarangan bisa saja jebakan yang dilakukan seseorang untuk meretas atau hack akun maupun perangkat lunak seseorang.
Melansir laman Fool Proof Me, membuka link yang dibagikan seseorang nantinya akan mengarahkan dirinya pada sebuah situs. Situs tersebut bisa menjadi cara seseorang untuk melakukan hack pada akun yang membukanya.
Baca Juga: Ramai Lagi Video Syur Mirip Rebecca Klopper, Kali Ini Berdurasi 11 Menit dan 4 Menit
Selain itu, link yang disebarkan bisa mengandung malware yang bisa menyerang perangkat lunak. Jika hal tersebut terjadi, peretas akan dengan mudah mengakses berbagai akun serta dokumen yang dimiliki.
Bahkan, peretas juga bepotensi mengambil uang dari akun bank orang tersebut. Data-data pribadi itu juga berpotensi untuk dijual olehnya. Ini yang sangat berbahaya karena dapat sebabnya berbagai hal buruk. Oleh sebab itu, penting diperhatikan agar tidak membuat sembarangan link yang disebarkan orang tidak diketahui.
Jika ketika link dibuka menunjukkan tanda-tanda yang mencurigakan, harap segera menutupnya kembali. Hal itu akan membantu mencegah sebelum pelaku meretas akun serta data-data pribadi yang dimiliki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana
-
BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade
-
Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah
-
Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!
-
Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu