Suara.com - Bagi umat Islam, biasanya sering merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yakni 12 Rabiul Awal tahun Gajah. Biasanya, pada setiap tahun, umat Muslim akan memperingati hari lahir tersebut dengan mengadakan berbagai acara seperti baca Al Quran bersama, shalawat, dan lainnya.
Namun, masalah perayaan Maulid Nabi ini masih menuai pro dan kontra di masyarakat. Pasalnya, ada yang menyebutkan kalau merayakan Maulid Nabi hukumnya adalah haram. Di sisi lain, ada juga yang menyebutkan kalau merayakan Maulid Nabi adalah hal yang diperbolehkan.
Lantas bagaimana kebenarannya? Apakah merayakan Maulid Nabi diperbolehkan dalam ajaran agama Islam?
Mengutip laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), terkait Maulid Nabi ini pada dasarnya memang tidak ada anjurannya dalam Al Quran maupun hadis. Namun, untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW ini hukumnya bid’ah hasanah, artinya sesuatu yang diada-ada dan berdampak baik.
Alasan memperbolehkan merayakan Maulid Nabi ini juga melihat dasar sikap Rasulullah SAW. Pasalnya, saat dulu Rasulullah SAW merayakan kelahiran dan penerimaan wahyunya dengan cara berpuasa setiap hari kelahirannya, yaitu setiap hari Senin,
“Dari Abi Qotadah al-Anshori RA sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku”. (H.R. Muslim)
Oleh sebab itu, dikatakan merayakan Maulid Nabi ini tidak menjadi sebuah masalah. Bahkan, dalam Al Quran, Allah SWT menjelaskan untuk bergembira atas rahmat-Nya.
“Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. (QS.Yunus:58).
Hal tersebut menandakan kalau Nabi Muhammad adalah sebuah rahmat Allah. Oleh sebab itu, bergembira dengan hal tersebut tidak menjadi sebuah masalah.
Baca Juga: Contoh Puisi Maulid Nabi, Bacakan saat Peringatan Hari Kelahiran Rasulullah SAW
Terkait perayaan Maulid Nabi ini juga tidak hanya di Indonesia. Nyatanya, di beberapa negara juga merayakan Maulid Nabi sebagai pengingat hari kelahiran Rasulullah SAW.
Imam al Suyuthi juga menanggapi hukum perayaan maulid Nabi SAW. Menurutnya, perayaan ini tidak masalah selama kegiatan yang dilakukan baik. Selain itu, Maulid Nabi juga bisa menjadi cara untuk umat Muslim meneladani perbuatan Nabi Muhammad SAW.
“Menurut saya asal perayaan maulid Nabi SAW, yaitu manusia berkumpul, membaca al-Qur’an dan kisah-kisah teladan Nabi SAW sejak kelahirannya sampai perjalanan hidupnya. Kemudian dihidangkan makanan yang dinikmati bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu tergolong bid’ah hasanah(sesuatu yang baik). Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi SAW, menampakkan suka cita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad saw yang mulia”. (Al- Hawi Li al-Fatawa, juz I, h. 222)
Sementara untuk beberapa hal yang dapat dilakukan dalam menyambut Maulid Nabi ini bisa dengan bershalawat, dzikir, baca Al Quran, menjaga silaturahmi, bersedekah, dan lain-lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Boros Air Saat Ramadan Bisa Picu Pemborosan Biaya Rumah Tangga
-
Eiger Rilis Calendar of Events 2026, Hadirkan Women Adventure Camp Sampai Kompetisi Panjat Tebing
-
4 Rekomendasi Air Mineral 330 ml di Alfamart untuk Menjamu Tamu Lebaran
-
Promo JSM Indomaret Minggu Ini 12-15 Maret 2026, Sembako hingga Popok Bayi Harga Turun Drastis
-
5 Moisturizer Minimarket Ampuh Perbaiki Skin Barrier, Wajah Glowing saat Lebaran
-
Lebih Bahaya dari Harga Pangan: Ancaman Krisis Air yang 'Disembunyikan' Selama Ramadan
-
Promo JSM Alfamart Spesial Ramadan 13-18 Maret 2026: Sirup Marjan dan Kue Kaleng Banting Harga
-
Promo Minyak Goreng Indomaret Minggu Ini, Harga Mulai Rp35 Ribuan
-
Daftar Nomor Telepon Darurat Saat Mudik Lebaran 2026, Wajib Disimpan Demi Keselamatan
-
Hukum Meminta THR ke Saudara yang Sudah Kerja, Boleh atau Tidak?