Suara.com - Eiger meluncurkan Calendar of Events 2026 atau kalender event kegiatannya di Melting Pop, Mbloc Space, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Agenda ini memuat rangkaian kegiatan petualangan, program komunitas, hingga kompetisi olahraga luar ruang yang dijadwalkan berlangsung sepanjang 2026.
Kalender kegiatan tadi juga berisi sejumlah program yang menyasar komunitas pencinta aktivitas luar ruang serta berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari agenda tahunan Eiger.
Beberapa agenda yang masuk dalam Calendar of Events 2026 antara lain program Drop Box Donation yang dijadwalkan berlangsung pada Februari hingga Juni 2026.
Selain itu, Eiger juga akan menggelar Women Adventure Camp pada 12–14 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda komunitas yang masuk dalam kalender kegiatan tahun depan.
Program lain yang disiapkan adalah Benih Untuk Pulih yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga September 2026.
Pada Agustus 2026, Eiger juga akan menggelar Eiger Independence Sport Climbing Competition (EISCC), kompetisi panjat tebing yang menjadi bagian dari agenda olahraga luar ruang dalam kalender kegiatan yang dibuat Eiger.
Peluncuran Calendar of Events 2026 juga dirangkai dengan pemutaran film produksi Eiger Films berjudul Tebing, Tuhan, dan Aku.
“Film ini kami buat untuk mengenal kembali sejarah Eiger. Ceritanya berangkat dari ekspedisi pendaki Indonesia yang mencoba menaklukkan Gunung Eiger pada 1985. Upaya itu sempat gagal, lalu mereka kembali melakukan ekspedisi pada 1986,” kata Brand Communications and Partnership Eiger, Zakiy Zulkarnaen.
Ia memaparkan bahwa perjalanan ekspedisi pada 1985 dan 1986 menjadi inspirasi lahirnya Eiger sebagai brand perlengkapan aktivitas luar ruang.
Baca Juga: Bank Rakyat Indonesia Gelar BRI Imlek Prosperity 2026, Pererat Relasi dengan Nasabah Top Tier
Film Tebing, Tuhan, dan Aku menampilkan perjalanan para pendaki Indonesia yang mencoba menaklukkan Gunung Eiger di Swiss, salah satu tebing yang dikenal menantang di kawasan Pegunungan Alpen.
Acara ditutup dengan pemutaran film Pelari Kurang Darah. Film ini menyoroti perjalanan dan semangat Stanley Joewono, penyintas Thalassemia, yang berhasil menuntaskan lomba lari 10 kilometer dalam waktu 1 jam 12 menit.
Sebagai catatan, Thalassemia adalah kelompok penyakit kelainan darah genetik bawaan (diturunkan dari orang tua), ditandai dengan kurangnya produksi hemoglobin atau struktur hemoglobin tidak normal. Akibatnya, sel darah merah mudah rusak, menyebabkan anemia kronis, kelelahan, dan gangguan tumbuh kembang yang memerlukan transfusi darah rutin.
Film ini menggugah perasaan, bahwa kondisi fisik tidak mengurangi semangat juang dalam mengisi hidup dan memberikan inspirasi bagi banyak orang.***
Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan
Berita Terkait
-
Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar
-
Pemerintah Mulai Bangkitkan Bisnis UMKM Pascabanjir Aceh
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan