Suara.com - Menyadari cara pasangan berhubungan seks kurang enak memang bisa jadi aangat menganggu. Kendala itu bisa sampai mempengaruhi tingkat kepuasan pasangan jadi rendah.
Bila sudah begitu, haruskah langsung berkata jujur kepada pasangan? Psikolog seksual Inez Kristanti menyarankan sebaiknya jangan langsung kritik, tetapi justru puji terlebih dahulu kepada pasangan.
"Jangan langsung dikritik, kasih pujian dulu. Belum tentu semua yang dia lakukan gak oke. 'Sayang, aku suka deh tadi pas kamu (isi sendiri), lebih enak lagi kayanya kalau kamu (isi sendiri)'," saran Inez sambil mencontohkan kalimat pujian yang dimaksud, dikutip dari tayangan video lada akun TikTok pribadinya, Kamis (14/8/2023).
Saran kedua, Inez menyarankan untuk memberikan respon yang berbeda saat pasangan sedang 'bermain' dengan enak dan tidak.
"Kalau lagi enak bisa bilang 'feels good', 'do it more'. Kalau lagi kurang bisa arahan tangan atau angle-nya pasangan sambil bilang 'here, try this', sambil bisik-bisik menggoda juga boleh," tuturnya.
Tak kalah penting, lanjut Inez, ia mengingatkan jangan memberikan respin palsu alias pura-pura terhadap cara pasangan berhubungan seksual. Sebab respon seperti itu sebenarnya tidak membantu pasangan agar bisa hubungan seks lebih baik.
Diri sendiri juga kemungkinan jadi merasa terus menerus tertekan dengan perasaan yang sebenarnya kurang puas.
"Usahain jangan faking o. Nanti malah salah sasaran terus, gak belajar cara yang benar," sarannya.
Di video sebelumnya, Inez juga pernah memberi saran tentang trik simpel membuat hubungan seks makin 'hot' dari sisi psikologis. Yakni, sebaiknya pasangan jangan bertelanjang bulat saat hubungan seks.
Inez menyarankan, paling tidak sisakan atau pakai satu item fashion selama berhubungan intim.
"Waktu 'main' jangan lepas semuanya. Sisain satu atau dua piece of clothing di badan kita. Misalnya, masih pake dasi atau masih lake cardigan. Atau lepas semua tapi sisain high heels," ungkapnya.
Menurut Inez cara itu sebenarnya bisa mempengaruhi psikologis pasangan untuk menyisakan rasa penasaran dalam dirinya.
"Secara psikologis ini bisa bikin makin penasaran dan makin bersemangat," jelas Inez.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
3 Cara Menghasilkan Uang dari HP Tanpa Modal untuk THR Lebaran, Terbukti Cuan Maksimal
-
7 Serum Alpha Arbutin dan Niacinamide Ampuh Hempas Noda Hitam, Siap Glowing saat Lebaran
-
Promo Kue Kaleng Indomaret Alfamart 2026 Terbaru, Potongan Harga Gede-gedean untuk Lebaran
-
3 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven, Anti Ribet Cuma Pakai Teflon
-
Apakah STNK Bisa Digadai? Tak Cuma BPKB, Cek Syarat Lengkapnya
-
Cap Go Meh 2026 Libur atau Tidak? Cek Daftar Tanggal Merah Bulan Maret
-
Rahasia Puasa Nyaman: Pentingnya Sirkulasi Udara di Rumah
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian
-
9 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Buya Yahya, Lengkap dan Jelas!
-
Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya