Suara.com - Tren transplantasi rambut saat ini sudah semakin diminati di Indonesia. Apalagi tanam rambut dianggap sebagai solusi orang dengan alopecia atau kebotakan rambut. Kira-kira orang sudah gundul bisa diobati pakai transplantasi rambut nggak ya?
Transplantasi rambut adalah prosedur untuk mengembalikan rambut pada area kulit kepala yang mengalami penipisan hingga kebotakan. Prosedur ini umumnya dilakukan dengan dengan metode cangkok rambut, dari akar rambut yang berkualitas masih baik di lokasi yang alami kebotakan.
Dijelaskan Medical Doctor QuickGlam Clinic, dr. Mega Melati Wibowo umumnya transplantasi rambut untuk atasi kebotakan di bagian depan, maka asal folikel rambut untuk digunakan sebagai cangkok ada di bagian rambut belakang kepala.
"Ada sekitar 1 hingga 5 folikel rambut di belakang kepala, untuk dilihat apakah mencukup untuk area yang bisa ditanam," ujar dr. Mega dalam peluncuran QuickGlam Clinic Cabang Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (5/10/2023).
Ia menjelaskan sebelum melalui teknik transplantasi rambut, di klinik tempatnya bekerja akan lebih dulu melakukan pemeriksaan luas area rambut yang akan ditanamkan. Tempat penanaman rambut ini akan disesuaikan dengan area donor, apakah mencikupi.
"Jadi di kita ada hair analyzer yang akan melihat, apakah sumber folikel rambutnya juga sehat. Apakah mencukupi untuk area donor, apabila tidak mencukupi kemudian tidak bisa dilakukan transplantasi," papar dr. Mega.
Dokter yang juga ahli under eye fat removal dan thread lift ini juga mengingatkan, saat rambut sudah termasuk gundul tidak lantas bisa donor rambut dari orang lain loh. Ini karena bakal lebih mengancam kesehatan orang tersebut.
"Transplantasi rambut orang lain tidak bisa, karena akar rambut akan dimasukan. Ini karena kalau gunakan rambut lain, berisiko terjadinya infeksi apalagi kalau tidak cocok iritasi banyak kendalanya, jadi harus dari rambutnya sendiri," papar dr. Mega.
Adapun QuickGlam jadi klinik yang menggabungkan pelayanan estetika, anti-aging dan seksologi pertama di Indonesia. QuickGlam ini juga merupakan cabang kedua setelah Kelapa Gading. Klinik ini terletak di daerah Kemang Timur, Jakarta Selatan yang juga sekaligus peluncuran skincare dan makeup.
Baca Juga: 5 Fakta Film Kisah Tanah Jawa Pocong Gundul, Deva Mahenra Dikubur Sungguhan!
"Rangkaian produk ini terdiri dari tiga seri perawatan kulit yang berbeda, yaitu QuickGlam Brightening, QuickGlam Acne, dan produk unggulannya, QuickGlam Anti-Aging Series," papar Medical Director QuickGlam, dr. Haekal Anshari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis
-
CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis
-
Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
Apakah Anak-Anak Perlu Sunscreen? Ini Jawaban dan Panduan Memilihnya
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter
-
BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores
-
Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu
-
5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?