Suara.com - Ayah Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin mengaku bahwa ia adalah juara ASEAN dalam olahraga menembak. Klaim ini ia lontarkan saat menjalani wawancara dengan Karni Ilyas.
"Saya ini juara ASEAN, satu kali nomor dua. Juara turnamen presiden cup, gubernur cup. Ada empat penghargaan, satu piala," ungkap Edi Darmawan.
Kemampuannya menembak itu ditunjukkannya dalam film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Sang produser, Rob Sixsmith, memintanya untuk menunjukkan kemampuan Edi menggunkan senjata api tersebut.
Kepada Karni Ilyas, Edi menceritakan kesediaannya unjuk kemampuan menembak d film. Ia mengatakan bahwa mulanya pembuat film menanyakan soal hobinya.
Ayah Mirna ini mengatakan bahwa hobinya memancing di laut lepas. Tapi kapalnya sudah dijual mahal.
"Ditawarin yang paling murah Rp 35 juta. Dia pilih hobi saya yang satu lagi, nembak. Ya saya kasih lihat nembak. Kan enggak bayar, pelor doang rugi," kata Edi.
Edi menyebut bahwa pembuat film akhirnya memutuskan untuk mengulik hobi menembaknya untuk dijadikan gambar film. Edi menilai produser memutuskan memilih hobi menembaknya karena tak kuat membayar biaya sewa kapal.
"Karena dia pelit, diajak yang murah itu, nembak," ungkapnya.
Selain dikenal pernah berbisnis di bidang supplier senjata, Edi Darmawan juga mengaku sering berlatih bersama polisi, TNI dan tim Gegana. Hingga kemudian ia mengungkap prestasinya di bidang menembak.
Baca Juga: Demi Dapatkan Grasi, Hotman Paris Sarankan Jessica Wongso Akui Membunuh Mirna
Namun, adegan menembak yang ditunjukkannya di film yang dirilis Netflix justru dinilai berbanding terbalik dengan prestasi Edi Darmawan.
Dari empat bekas peluru yang mengenai karton tembak, tak ada satupun yang tepat sasaran. Tembakan terdekatnya hanya menyasar di angka delapan.
Sementara satu lagi mendarat di lingkaran nomor 3 dan angka 2 bahkan cenderung menyentuh garis nomor 1.
Berita Terkait
-
Demi Dapatkan Grasi, Hotman Paris Sarankan Jessica Wongso Akui Membunuh Mirna
-
Otto Hasibuan Yakin 99,9 Persen Jessica Wongso Tak Bersalah, Ayah Mirna: Kalau Anak Dia yang Kena Gimana?
-
Edi Darmawan Siap Dibui Tujuh Tahun Jika Terbukti Palsukan Sisa Kopi Mirna Salihin
-
Beda dengan Pengakuan Ayah Mirna, Shandy Handika Sebut CCTV dari Edi Darmawan Sempat Tampil di Persidangan
-
Terungkap Agama Edi Salihin Ternyata Berbeda dengan Sang Anak Mirna Salihin, Bukan Nasrani?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
-
Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani