Lifestyle / Male
Selasa, 10 Oktober 2023 | 12:50 WIB
Edi Darmawan Salihin [YouTube Karni Ilyas]

Suara.com - Sejak film dokumenter Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffe, and Jessica Wongso dirilis, berbagai hal tentang kasus kopi sianida yang merenggut nyawa Wayan Mirna Salihin menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. 

Termasuk soal Edi Darmawan Salihin yang mengaku memiliki agama yang berbeda dengan mendiang putrinya, Mirna. Hal ini ia ungkap dalam wawancara bersama Karni Ilyas Club terkait kasus kopi sianida.

Dalam kesempatan tersebut, Edi mengatakan jika dirinya mengaku sudah ikhlas dan melupakan tragedi kematian Mirna. Terlebih, sudah tujuh tahun berlalu, dan pelaku pembunuhan, Jessica Wongso telah dihukum 20 tahun penjara.

Edi Darmawan Salihin tabur bunga ke makam Mirna (YouTube/Intens)

Saat mengungkapkan rasa ikhlas inilah, Edi mengaku jika dirinya menganut agama yang berbeda dengan Mirna. Ia mengaku merupakan seorang Muslim, sedangkan putrinya beragama Kristen.

"Udah tujuh tahun ya (kasus kopi sianida Mirna). Om udah lupakan. Karena agama Mirna beda sama saya. Dia (Mirna) Nasrani, saya (menganut agama) Islam. Jadi dia (Mirna) sudah senang dengan Bapa di Surga," kata Edi Darmawah dalam pernyataannya, seperti dikutip Suara.com, Selasa (10/10/2023).

Bukan cuma itu, dalam wawancara tersebut Edi juga sempat menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menerima asuransi miliaran milik putrinya.

Terlebih kata dia, asuransi milik Mirna juga tidak mencapai angka yang disebutkan belakangan ini, yakni Rp68 miliar. Satu yang pasti, Edi tetap yakin jika Jessica Wongso memang sosok pembunuh Mirna. 

Hal ini terlihat dari bukti-bukti yang dikumpulkan pihak penyidik, di mana Jessica Wongso dinilai Edi menjadi sosok paling bertanggung jawab atas kematian Mirna.

Baca Juga: Ayah Mirna Ikhlaskan Kematian Sang Putri, Terkuak Perbedaan Agama Keduanya: Dia Nasrani, Saya Islam

Load More