Suara.com - Karena terangkatnya kembali kasus kopi sianida, banyak sosok yang kemudian juga turut mengemuka. Salah satunya adalah Michael David Robertson, yang merupakan ahli toksikologi forensik dari Australia. Sekilas mengenai profil ahli toksikologi forensik Australia Michael David Robertson yang ragukan Mirna tewas karena sianida dapat Anda cermati di sini.
Nama Michael Robertson sendiri sudah dihadirkan oleh pihak pengacara Jessica Wongso yang melibatkan Otto Hasibuan, pada tahun 2016 lalu. Kesaksian yang diberikannya serupa dengan saksi patologi forensik dari Australia yang sebelumnya dihadirkan, Beng Beng Ong.
Profil Michael David Robertson
Michael David Robertson, atau biasa dikenal dengan Michael Robertson, berprofesi sebagai seorang ahli racun dan alkohol. Ia mengenyam pendidikan di Monash University yang berada di Melbourne, dengan mengambil jurusan kedokteran. Di penghujung masa studinya, ia mendapatkan penghargaan khusus di bidang farmasi dan toksikologi.
Pendidikannya dilanjutkan di Victorian Institute of Forensic Medicine. Dalam pengakuannya, ia telah menjadi ahli racun selama 20 tahun, dan sudah beberapa kali memberikan keterangan di persidangan terkait bidang keahliannya ini.
Michael juga pernah mendapatkan beasiswa pasca-doktoral di National Medical Services, yang berada di Amerika Serikat. Di negara tersebut juga ia kemudian dikabarkan pernah terlibat skandal pembunuhan, yang diliput oleh Daily Mail.
Tentu saja kemudian berita ini dipermasalahkan dalam persidangan, meski sebenarnya sebagai saksi ahli tidak perlu mempermasalahkan riwayat kehidupan sebelumnya. Cakupan bidang keahlian lah yang menjadi hal yang diperlukan dalam persidangan, untuk dapat memperoleh keterangan yang dapat dipertimbangkan pada proses berikutnya.
Membantah Mirna Diracun
Ia kemudian mengungkapkan pendapatnya terkait kasus kopi sianida ini. Ia menyebutkan bahwa sianida yang ditemukan di dalam lambung setelah tiga hari kematian kemungkinan diakibatkan proses perubahan tubuh setelah kematian. Hal ini diungkapkan dengan dasar bahwa sesaat setelah Mirna meninggal dunia, tidak ditemukan adanya sianida di dalam jasad Mirna.
Baca Juga: Ayah Mirna Ngaku Juara ASEAN, Tapi Tembakannya Nggak Ada yang Tepat Sasaran
Menurut ilmu yang dipelajarinya, ketika sianida masih ke tubuh dalam bentuk gas maka akan meninggalkan residu dan dapat terdeteksi di paru-paru. Dalam konteks lain ketika masuk ke dalam tubuh dalam bentuk cairan atau padatan, maka akan mudah terdeteksi di bagian lambung, hati, darah, dan urine.
Itu tadi sekilas tentang profil ahli toksikologi forensik australia Michael Dav Robertson yang ragukan Mirna tewas karena sianida, karena menurut tinjauan ilmu yang dimilikinya tidak ditemukan tanda-tanda meyakinkan bahwa itulah penyebab meninggalnya korban.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Hadiah Ulang Tahun Jessica Wongso 'Sianida', Tumpeng, Sepatu hingga Ucapan Happy Birthday Artis
-
Adu Kekayaan 3 Jenderal Polisi yang Disebut Ayah Mirna, Siapa Mereka?
-
Tak Ada yang Buruk, Jessica Wongso Mengajar Bahasa Inggris hingga Jadi Desainer di Dalam Penjara
-
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Jessica Wongso, Adab Baim Wong Tuai Pro Kontra
-
Reza Indragiri Ungkap Kronologi Ayah Mirna Beri Uang Tutup Mulut, Tas Ditarik Kencang Sambil Sempilkan 'Uang Jajan'
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya
-
Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami
-
Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi
-
Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian
-
4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok
-
Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus
-
Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya
-
Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya
-
Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!
-
Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury