Suara.com - Sosok dua adik eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendadak jadi sorotan karena pernah terjerat kasus korupsi. Kedua adik SYL yang terjerat korupsi itu bernama Dewie Yasin Limpo dan Haris Yasin Limpo.
Diketahui SYL baru saja resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) pada Rabu (11/10/2023) malam. Seakan kompak dalam keluarga, simak profil 2 adik SYL yang terjerat kasus korupsi berikut ini.
Profil Dewie Yasin Limpo
Dewie Yasin Limpo lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada 8 November 1959 sehingga kini berusia 63 tahun. Dia merupakan adik eks Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Rekam jejak politik Dewi tergabung dalam Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Dia kemudian terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019. Dewie terdaftar sebagai anggota legislatif untuk Komisi VII DPR RI yang membidangi Energi, Sumber Daya Mineral, Riset & Teknologi, Lingkungan Hidup.
Dewie bergelar Sarjana Ekonomi (SE) lulusan STIEM Kalpataru tahun 2008. Sebelum bergabung dengan Partai Hanura, Dewie sempat bergabung di Kosgoro yang merupakan sayap partai Golkar. Selain itu Dewie merupakan Ketua Umum Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI).
Dewie sempat maju dalam pemilihan umum Bupati Takalar 2007 dan pemilihan umum Wali Kota Makassar 2009. Dia juga pernah menjadi caleg dari Partai Bulan Bintang dan Partai Demokrasi Kebangsaan. Hingga akhirnya Dewi terpilih menjadi anggota DPR untuk masa jabatan 2014-2019 dan bergabung dengan Partai Hanura.
Dewie juga menduduki jabatan mentereng seperti Komisaris CIPTASIAR SARANA AKTUAL (1997-2014). Selain itu dia adalah direktur PT. MARIMBA UTAMA (1988-2014) dan komisaris PT. AYUDIA GAYA (1987-2014).
Pada tahun 2015, Dewie terjerat kasus korupsi. Dia terbukti menerima suap terkait pengadaan anggaran untuk pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai, Papua. KPK yang mencium gelagat buruknya langsung menangkap Dewie pada Oktober 2015.
Atas perbuatannya, Dewie dijatuhi vonis 6 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan oleh Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada 13 Juni 2016. Namun tingkat Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, vonis Dewie diperberat jadi 8 tahun penjara. Dewie kemudian bebas penjara pada 25 Agustus 2022 setelah mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman 4 bulan 15 hari.
Baca Juga: Penjelasan KPK soal Korupsi SYL Rp 13,9 Miliar dan Hasil Geledah di Rumah Dinas Mentan Rp 30 Miliar
Profil Haris Yasin Limpo
Haris Yasin Limpo adalah adik eks Mentan Syahrul Yasin Limpo. Dia dikenal sebagai seorang politisi. Haris mengawali kariernya dengan duduk sebagai anggota DPRD Makassar periode 2009-2014.
Dalam catatan kariernya, Haris pernah memegang posisi strategis di Partai Golkar. Saat itu dia menjabat sebagai Ketua Harian Partai Golkar Makassar. Haris juga pernah masuk dalam jajaran Komisaris Utama PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) tahun 2016 sillam.
Pada 2015-2019, Haris menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PDAM Makassar. Setelah dari PDAM pada 2019, dia sempat mencoba peruntungan maju sebagai bakal calon anggota DPR RI dari Partai Golkar. Haris ketika itu maju di Dapil Sulsel 1 yang meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar
Pada April 2023, Haris ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PDAM Makassar dengan kerugian negara mencapai Rp 20 miliar. Korupsi itu dilakukan Haris ketika menjabat sebagai Dirut PDAM Makassar pada 2016-2017.
Atas perbuatannya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Makassar menjatuhkan vonis 2 tahun 6 bulan penjara terhadap Haris pada 5 September 2023. Selain dijatuhkan vonis 2 tahun 6 bulan, Haris juga diharuskan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 1 miliar lebih.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Penjelasan KPK soal Korupsi SYL Rp 13,9 Miliar dan Hasil Geledah di Rumah Dinas Mentan Rp 30 Miliar
-
Cicilan-Cicilan SYL yang Dibayar Pakai Uang Haram Hasil Memeras Anak Buah
-
Dua Sisi Syarul Yasin Limpo: Dulu Dapat Penghargaan KPK, Kini Resmi Jadi Tersangka Korupsi
-
Hari Ini Balik ke Jakarta usai Resmi Tersangka, SYL Bakal Datangi KPK?
-
Profil Kasdi Subagyono: Anak Buah Syahrul Yasin Limpo Ikut Dijebloskan ke Penjara karena Korupsi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run