Suara.com - Kamaruddin Simanjuntak turut buka suara terkait kasus kopi sianida yang kembali menjadi topik perbincangan hangat. Menurutnya, kematian Wayan Mirna Salihin bisa saja bukan karena Jessica Wongso. Melainkan tikus-tikus yang diracun dan hinggap di area kafe.
"Saya punya firasat. Ada penyebab lain yang menyebabkan dia (Mirna) mati. Apa? Di situ ada tikus-tikus. Tikus-tikus itu ada di atap-atap itu. Dia bebas ke mana-mana," ujar Kamaruddin sebagaimana melansir dari Intens Investigasi pada Jumat (13/10/2023).
"Dan tikus itu diracun oleh sekuritinya. Bukan tidak mungkin tikus itu hinggap di dapur kena ke, entah ke gula, entah ke apa namanya, dan dipasang (dimasukkan) kembali ke gelas, kita enggak tahu," lanjutnya.
Lebih lanjut, spekulasi itu muncul usai Kamaruddin mengetahui dari sekruti setempat bahwa di kafe Oliver memang banyak tikus. Di sisi lain, ia pun siap turun tangan jika Jessica mau. Hal ini lantas membuat profil dan biodata pengacara tersebut menuai penasaran.
Profil Kamaruddin Simanjuntak
Pemilik nama lengkap Kamaruddin Hendra Simanjuntak itu lahir di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 21 Mei 1974. Maknanya, saat ini usianya menginjak 49 tahun. Ia merupakan anak dari Midian Simanjuntak dan Nurmaya br. Pardede.
Kamaruddin sempat mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Siborongborong. Begitu lulus, ia sempat merantau ke Jakarta dan bekerja serabutan di sana. Lalu, pada 1993, ia menjadi Customer Service di sebuah restoran serta membuka bisnis.
Namun, bisnis kecil-kecilan yang ia rintis itu tidak berjalan baik. Kehidupannya diketahui penuh perjuangan hingga pernah tinggal di kolong jembatan. Ia pun sempat bekerja menjadi sales dan setelahnya mulai tertarik berkarier sebagai pengacara.
Kamaruddin pun melanjutkan studinya ke Universitas Kristen Indonesia pada 2000. Selang empat tahun, ia berhasil lulus dengan gelar Sarjana Hukum dan predikat cumalaude. Ia kemudian bergabung dalam keanggotaan Perhimpunan Advokat Indonesia.
Baca Juga: Yakin Jessica Wongso Tak Bersalah, Kamaruddin Simanjuntak Siap Turun Gunung
Lalu, pada tahun 2019, Kamaruddin berhasil membuka sebuah firma hukumnya sendiri yang bernama Victoria Law Firm. Ia kerap menangani sejumlah kasus besar, namun nama dan kariernya kian berkembang usai menangani perkara pembunuhan Brigadir J.
Adapun kasus-kasus populer lain yang pernah ditangani Kamaruddin, yakni Wisma Atlet dan Hambalang serta turunannya hingga e-KTP. Lalu, ia juga menjadi kuasa hukum Muhammad Kece yang terjerat kasus penistaan agama.
Tak ketinggalan, ia juga pernah menjadi pengacara Rachmawati Soekarnoputri saat berseteru dengan Fadlan Muhammad pada tahun 2016. Di sisi lain, Kamaruddin rupanya tak hanya berkarier sebagai kuasa hukum saja.
Kamaruddin Simanjuntak ternyata pernah terlibat dalam pendirian Partai Demokrasi Republik Indonesia Sejahtera (PDRIS). Ia mendirikan partai tersebut pada 7 Juli 2020 lalu dan dipercaya untuk menjadi Ketua Umum (Ketum).
Biodata Kamaruddin Simanjuntak
Nama Lengkap: Kamaruddin Hendra Simanjuntak
Berita Terkait
-
Yakin Jessica Wongso Tak Bersalah, Kamaruddin Simanjuntak Siap Turun Gunung
-
Pengakuan dr Djaja, Ahli Forensik Kasus Mirna Pernah Dipaksa Beri Kesaksian Palsu di Kasus Pembunuhan Wartawan Udin
-
Ayah Wayan Mirna: Netflix Penipu, 'Ice Cold: Murder, Ice Coffee and Jessica Wongso' Film Sampah
-
Dikritik Usai Cosplay Film Ice Cold, Ini Biodata dan Profil Tamara Dai
-
Ahli Racun Langganan Kasus Besar dari Mirna hingga Munir, Ini Profil Prof I Made Agus Gelgel Wirasuta
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan