Suara.com - Fenomena judi online belakangan ini masih santer menjadi perbincangan publik. Lantaran menimbulkan beberapa polemik yang meresahkan publik.
Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak menunjukkan kegeramannya soal praktik judi online yang kian marak disejumlah media sosial. Orang nomer satu ini pun tak segan-segan ingin berangus praktik haram tersebut.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengatakan bahwa sang Presiden secara tegas memberi arahan agar judi online diberantas karena merugikan rakyat kecil.
"(Arahan Presiden) judi online harus terus diberantas karena merugikan rakyat kecil," ujar Menkominfo dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan akhir pekan lalu.
Berikut adalah kompilasi polemik akibat maraknya judi online di Indonesia.
1. Gugat Cerai Akibat Judi Online Meningkat
Hal pertama yang hangat diperbincangan belakangan ini adalah angka gugat cerai yang meningkat. Angka gugat cerai gara-gara judi online ini meningkat di beberapa daerah.
Salah satu daerah yang disoroti adalah Karawang. Diketahui, data cerai talak serat cerai gugat di Pengadilan Agama Karawang, Jawa Barat selama bulan Januari hingga Agustus 2023 mencapai 3500 lebih.
Kasus perceriaan itu pun didominasi perselisihan dan pertengkaran yang disebabkan faktor ekonomi lantaran suami kecanduan judi online.
2. Terjebak Pinjol dan Berakhir Bunuh Diri
Selain meningkatnya angka gugat cerai, tak sedikit juga beredar kabar mengenai orang bunuh diri karena terlilit utang akibat judi online.
Salah satunya nasib seorang PNS asal Sulawesi Tenggara yang ditemukan gantung diri di kamarnya. Menurut Polres, motif dari aksi bunuh diri itu karena depresi dengan permasalahan utang judi online.
3. Orang Miskin Makin Miskin
Terakhir, fenomena judi online juga semakin meningkatan angka kemiskinan. Lantaran orang-orang yang terlibat pada aksi ini paling banyak dari kalangan menengah ke bawah hingga orang miskin yang ngebet ingin kaya dengan cara instan.
Menurut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat, sebanyak 2,1 juta orang miskin Indonesia bermain judi online dengan taruhan Rp100.000 ke bawah. Pelaku mayoritas berasal dari golongan berpengahasilan rendah seperti buruh, petani, dan ibu rumah tangga, ada juga mahasiswa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986