Suara.com - Mahkamah Konstitusi (MK) dikabarkan akan memutuskan batasan maksimum usia capres-cawapres pekan depan. Adapun jadwal sidang putusan soal uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ini diketahui bakal digelar Senin (23/10/2023).
MK akan membacakan putusan soal perkara 107/PUU-XXI/2023 tentang Pengujian Materiil UU Pemilu dengan pemohon Rudy Hartono. Ia meminta agar batas usia capres-cawapres maksimal 70 tahun. Hal ini lantas membuat Prabowo Subianto terancam.
Sebab, capres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu baru saja merayakan usia ke-72 tahun. Adanya gugatan terhadap umur maksimal capres-cawapres turut menuai rasa penasaran akan usia para pemimpin RI. Tepatnya saat mereka mulai menjanat sebagai presiden.
Daftar Usia Presiden RI saat Mulai Menjabat
Sampai saat ini, Indonesia sudah berganti presiden sebanyak tujuh kali. Beberapa di antaranya menjabat lebih dari satu periode, seperti Soekarno, Soeharto, SBY, dan Jokowi.
Lantas, berapa usia para presiden saat mulai memimpin Tanah Air? Berikut daftarnya.
Soekarno
Ir. Soekarno merupakan presiden pertama RI dan menjabat selama dua periode, yakni pada 1945-1967. Ia yang lahir pada 6 Juni 1901 saat mulai memimpin di periode pertama berusia 44 tahun. Sementara periode kedua pada 1963, ia telah berusia 62 tahun.
Soeharto
Baca Juga: Tolak Politik Dinasti Pasca Putusan MK, Ratusan Mahasiswa Aksi di Patung Kuda
Soeharto menjadi presiden dengan masa jabatan terlama, yakni sampai tujuh periode atau 31 tahun. Ia mulai memimpin RI menggantikan Soekarno pada 1967 sampai 1998. Ia lahir pada 8 Juni 1921, yang berarti saat pertama menjabat tengah berusia 45 tahun.
Kala itu, status Soeharto masih sebagai penjabat presiden. Sementara untuk periode pertama, yakni pada 1968, ia berusia 47 tahun. Lalu, periode 2 usia 52 tahun (1973), periode 3 usia 57 tahun (1978), periode 4 usia 62 tahun (1983), periode 5 usia 67 tahun (1988).
Lanjut ke periode 6, Soeharto mulai menjabat pada usia 72 tahun (1993). Terakhir, periode 7 dirinya berusia 77 tahun (1998). Era orde baru atau orba pun runtuh setelah ia lengser dari jabatan presiden. Kemundurannya ini didukung oleh aksi demo para aktivis.
Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati
Selanjutnya adalah tiga presiden RI yang tidak menjabat lebih dari satu periode. Mereka adalah Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dan Megawati Soekarnoputri. Ketiganya bahkan memimpin RI kurang dari lima tahun.
Habibie menjadi presiden ke-3 RI untuk periode 1998-1999. Saat mulai menjabat menggantikan Soeharto, ia yang lahir pada 25 Juni 1936 berusia 61 tahun. Kemudian, setelah satu tahun, masa kepemimpinannya itu habis dan digantikan oleh Gus Dur sampai 2001.
Ketika mulai menjabat, Gus Dur yang lahir pada 7 September 1940 berusia 59 tahun. Namun, sang kiai itu diminta mundur dari jabatan presiden. Posisinya ini lalu digantikan oleh Megawati sampai 2004. Ia lahir pada 1947, di mana saat awal menjabat tengah berusia 54 tahun.
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
SBY menjadi presiden ke-6 RI yang menjabat selama dua periode, yakni pada tahun 2004-2014. Ketika menjabat di periode pertama, ia yang lahir pada 9 September 1949 berusia 55 tahun. Sementara periode kedua, pada 2009, usianya menginjak 60 tahun.
Joko Widodo (Jokowi)
Jokowi adalah presiden RI yang masih menjabat sampai tahun 2024 mendatang. Ia memimpin Indonesia sejak tahun 2014 atau saat usianya 53 tahun. Adapun ia lahir pada 21 Juni 1961, sehingga ketika mulai menjabat periode dua pada 2019, usianya 58 tahun.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Tolak Politik Dinasti Pasca Putusan MK, Ratusan Mahasiswa Aksi di Patung Kuda
-
Prabowo Bisa Gagal Nyapres Jika MK Kabulkan Batas Usia Capres Maksimal 70 Tahun
-
BEM UI : Negara Dalam Pusara Keluarga
-
Sosok Bob Hasan, Laporkan Hakim Saldi Isra ke Majelis Kehormatan MK karena Beda Pendapat
-
Biodata Denny Indrayana yang Tuding Putusan MK Soal Batas Usia Capres Tak Sah
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan
-
Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan
-
Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan
-
10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya
-
25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu