Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, tengah menjadi bulan-bulanan publik. Hal ini usai dirinya diduga melakukan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.
Firli bahkan sempat dilaporkan menghilang setelah dugaan tersebut muncul. Di sisi lain, sosok orang nomor satu di komisi antirasua itu rupanya dikenal sering menuai kontroversi. Adapun berikut 15 daftarnya yang berhasil terangkum oleh Suara.com.
1. Lakukan Pelanggaran Etik Berat
Firli Bahuri pada tahun 2019 sempat dinyatakan melakukan pelanggaran kode etik berat. Hal ini terjadi usai dirinya menemui mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) M Zainul Majdi atau yang biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) pada 12-13 Mei 2018 silam.
Secara kode etik, Firli seharusnya tidak diperkenankan bertemu dengan TGB. Sebab, saat itu KPK sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi yang melibatkan Pemprov NTB soal kepemilikan saham PT Newmont. Adapun pertemuan Firli dengan TGB didukung oleh bukti-bukti.
Bukti tersebut diperoleh KPK dari keterangan sejumlah saksi serta beberapa foto dan video. Kala itu, Firli juga terciduk melakukan perjalanan ke NTB dengan menggunakan uang pribadi, tanpa adanya surat tugas resmi yang ditandatangani oleh KPK.
2. Ditolak Menjadi Ketua KPK
Penolakan terhadap Firli ramai terjadi ketika dirinya melakukan uji kelayakan sebagai calon pemimpin KPK. Hal itu datang dari masyarakat sipil hingga internal lembaga antirasuah. Lalu, setelah ia terpilih, penolakan turut disuarakan oleh pegiat antikorupsi.
Menurut sejumlah pihak, masa depan KPK akan suram jika dipimpin oleh Firli Bahuri. Hal ini bukan tanpa alasan, di mana sosok Firli dinilai tidak terlalu bersih dan punya integritas. Terlebih, ia pernah melanggar kode etik berat kala menjadi Direktur Penindakan KPK.
Baca Juga: Sibuk Urusan Kantor, Alasan Firli Bahuri Mangkir Panggilan Dewas KPK Hari Ini
3. Dugaan Gratifikasi Sewa Helikopter
Selanjutnya, pada tahun 2021, Firli dilaporkan oleh ICW kepada Badan Kriminal Kepolisian Negara RI. Ia diduga menerima gratifikasi berrupa diskon sewa helikopter. ICW sendiri sudah memperoleh perbandingan harga dari penyedia jasa penerbangan lain.
Di mana bukti itu menunjukkan Firli memang menerima diskon. Dugaan ini terjadi pada Juni 2020, tepat saat Firli menyewa helikopter untuk melakukan perjalanan pribadi dari Palembang ke Baturaja, Lampung. Ia juga dilaporkan MAKI karena bergaya hidup mewah.
4. Dugaan Gratifikasi Menginap di Hotel
Tak hanya helikopter, Firli juga diduga menerima gratifikasi berupa menginap hotel selama dua bulan. Saat tes calon pimpinan KPK, ia mengaku sempat bermalam di hotel bersama keluarganya pada 24 April-26 Juni. Namun, ia membantah dibayarkan oleh orang lain.
5. Bertemu Komisaris PT Pelindo I
Berita Terkait
-
Sibuk Urusan Kantor, Alasan Firli Bahuri Mangkir Panggilan Dewas KPK Hari Ini
-
Dewas KPK Diam-diam Sudah Periksa SYL soal Skandal Pertemuannya dengan Firli Bahuri
-
Tanpa Alasan Jelas, Firli Bahuri Minta Pemeriksaan di Dewas KPK Ditunda
-
Setelah Rumah Firli Bahuri Digeledah, Dewas KPK Agendakan Pemeriksaan Ketua KPK Hari Ini
-
Rumah Firli Bahuri di Bekasi Tembus Panti Pijat yang Dijalankan Sang Istri, Ketua RT Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat