Suara.com - Pemain voli putri asal Indonesia, Megawati Hangestri Pratiwi kini tengah hangat diperbincangkan oleh publik, tak hanya di Indonesia tapi juga di Korea Selatan.
Hal itu disebabkan aksinya yang memukau ketika membela tim voli putri Korsel, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks dalam Liga Voli Korea (V League).
Dalam pertandingan itu, Megawati menyumbang 31 poin ketika Red Sparks melawan tim elite Korsel, Incheon Heungkuk Life Pink Spiders. Pevoli berusia 24 tahun itu bahkan menjadi Most Valuable Player (MVP) dua kali berturut-turut setelah debutnya di V League.
Seperti apakah sosok dan pesona Megawati Hangestri Pratiwi? Simak ulasannya berikut ini.
1. Jatuh cinta dengan voli sejak kecil
Megawati Hangestri Pratiwi adalah pevoli putri asli Indonesia. Ia merupakan kelahiran Jember pada 20 September 1999.
Megawati sudah jatuh cinta dengan voli sejak kecil. Ia kemulai kariernya sebagai pevoli sejak berusia 14 tahun dan bermain sebagai Oppsite Spiker.
2. Karier volinya moncer
Pada 2015, Megawati bergabung dengan skuad Surabaya bank Jatim dan mengikuti Livoli Divisi Utama.
Baca Juga: Momen Megawati 'Megatron' Menangis usai Tumbangkan Tim Top Liga Voli Korea Selatan
Setelah itu, ia bergabung dengan Jakarta Pertamina Fastron (JPF) dalam event Proliga, sehingga membuat namanya semakin dikenal.
Ia lalu bergabung dengan Jakarta BNI 46 pada 2018. Namun ia sudah bergabung dengan Tim nasional Voli Putri Indonesia sejak 2017.
Dengan karier yang cemerlang itu, Megawati mulai mencoba keberuntungan dengan berkiprah di voli dunia internasional hingga akhirnya ia bergabung dengan Red Sparks.
3. Hijab bukan halangan
Megawati Hangestri Pratiwi merupakan pevoli putri yang tetap setia mempertahankan hijabnya. Dan kini ia adalah satu-satunya pevoli muslim Red Sparks yang pertama mengenakan hijab.
Tak disangka, rekan-rekannya di Red Sparks sangat mendukung dirinya mengenakan hijab ketika bertanding.
Tag
Berita Terkait
-
Megawati Jadi MVP Lagi, Cetak 31 Poin Antar Red Sparks Kalahkan Tim Terkuat di Liga Voli Korea Selatan
-
Hampir Bikin Gaduh, Ernest Prakasa Terang-terangan Dukung Megawati, Bukan yang Itu tapi Atlet Voli
-
Bantah Jokowi Marah ke PDIP Gegara Gagal Jabat 3 Periode, Projo Tepis Tudingan Adian: Itu Drama
-
Membedah Penyebab Panas Dingin Hubungan Jokowi-Megawati: Dimulai Karena Dendam atau...
-
Momen Megawati 'Megatron' Menangis usai Tumbangkan Tim Top Liga Voli Korea Selatan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi