Suara.com - Jelang Pemilu 2024 ternyata sangat banyak hal-hal yang terjadi. Salah satunya kabar mengenai Dinas Kesehatan Bekasi yang sudah membuka konsultasi gangguan kejiawaan bagi caleg yang nantinya gagal.
Tindakan preventif ini tentunya patut diapresiasi. Mengingat pada Pemilu 2019 lalu banyak sekali caleg yang terkena gangguan jiwa karena belum siap menerima kekalahan dan beberapa faktor lain.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata mengatakan layanan khusus itu tersedia di puskesmas.
"Itu sudah masuk SPM (standar pelayanan minimal) fasilitas kesehatan, pelayanan untuk orang dengan gangguan jiwa. Di Puskesmas sudah disiapkan obat serta tenaga medis dan dokter yang sudah terlatih untuk penanganan," kata dia, dikutip Selasa (31/10).
Meski sudah memastikan kalau layanan ini sudah siap di seluruh puskesmas Kabupaten Bekasi, tetapi tidak ada ruang khusus bagi caleg yang gagal nantinya.
Selain itu, pihak Dinkes juga memberikan layanan rujukan jika gangguan kejiwaan yang dialami caleg tidak mampu diatasi oleh pihak puskesmas. Rujukan juga diberikan berjenjang tergantung tingkay sakit pasien.
Ternyata meski pemilu ini kerap mendapat julukan sebagai 'Pesta Demokrasi' tapi efeknya membuat para caleg bisa mengalami gangguan jiwa. Fenomena ini pun kerap disebut sebagai 'Caleg Stres'.
Tentu saja fenomena ini tidak main-main, menurut data yang dihimpun Kementrian Kesehatan. Terdapat ribuan caleg yang mengalami gangguan jiwa.
Penyebab Caleg Menjadi Stres
Baca Juga: Sampaikan Sapa Aruh Kepada 7 Ribu Lurah, Sri Sultan HB X Tegaskan soal Netralitas
Menurut psikolog, ada beberapa faktor yang membuat caleg yang gagal berakhir terkena gangguan jiwa. Pertama adalah soal ekspetasi yang terlalu tinggi. Jika realita tidak sesuai ekspektasi maka akan menjadi syok dan berujung depresi.
Faktor kedua adalah soal material, tak sedikit caleg yang berjuang habis-habisan termasuk mengeluarkan seluruh biaya yang dimiliki untuk mendapatkan sebuah kursi di parlemen. Tak heran jika kondisi kejiwaannya terguncang jika gagal padahal material sudah terkuras banyak.
Selain itu, faktor lingkungan juga bisa memicu caleg menjadi stres. Mungkin saja si caleg sudah berlapang dada menerima kekalahan, tapi pihak keluarga terus-menerus menyalahkannya atas kekalahannya.
Biaya Konsultasi Untuk Caleg Stres Bisa Dicover BPJS
Tak dapat dipungkiri kalau ongkos politik yang mesti dikeluarkan caleg untuk memperoleh suara tidaklah sedikit. Bisa jadi faktor inilah yang nantinya membuat mereka kecewa dan stres bila gagal menjadi legislator.
Bagaimana dengan biaya untuk konsultasi? Asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa digunakan dalam kondisi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan
-
Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?
-
Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan
-
7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari
-
5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
-
Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026
-
Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026
-
Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
-
Tren Fashion 2026: Siluet Longgar Jadi Andalan, Ini Cara Bikin Outfit Simpel Terlihat Statement
-
Daftar Kepala Daerah Kena OTT KPK di 2026, Terbaru Bupati Tulungagung