Suara.com - Platform transportasi grab terancam boikot usai tindakan istri sang founder Anthony Tan, Chloe Tong yang dinilai pro Israel. Baru-baru ini, tangkapan layar soal dirinya yang menuliskan kesedihan atas kondisi yang terjadi di Israel viral di media sosial.
Chloe Tong menyebut jika tempat itu merupakan salah satu destinasi berlibur favoritnya bersama keluarga. Ia pun telah jatuh cinta pada Israel. Sayangnya, ia tidak menuliskan hal serupa untuk Palestina, yang tentu saja memiliki kondisi yang jauh lebih menyedihkan saat ini.
Hal tersebut memicu gelombang boikot atas aplikasi Grab. Tak hanya di Malaysia, bahkan sampai ke Indonesia. Setelah ramai menjadi sasaran, Chloe Tong pun memberikan klarifikasi di Instagram, yang saat ini telah terkunci untuk publik.
"Tangkapan layar dari story Instagram saya beberapa pekan lalu tiba-tiba terangkat dan disebarkan keluar dari konteks secara jahat untuk memicu lebih banyak kebencian," katanya yang diunggah ulang oleh akun Instagram Grab Malaysia, @grabmy, seperti yang Suara.com Senin (6/11/2023).
"Unggahan instastory itu dibuat sebelum saya memahami semua yang terjadi di Israel dan Gaza. Seperti rasa kemanusiaan lainnya, saya berharap gencatan senjata dan perdamaian," katanya melanjutkan.
"Saya hanya sedih dan merasa sangat tidak berdaya atas banyak nyawa tak berdosa yang hilang," katanya.
Grab Malaysia juga menegaskan Grab kekal teguh dengan pendirian pro kemanusiaan dan menyokong berbagai upaya keamanan dan pelaksanaan gencatan senjata. Grab tidak mendukung bentuk kekerasan apa pun sebagai bagian dari United Nation Global Compact (UNGC).
Grab Indonesia Turut Mendonasikan Rp3 5 Miliar Untuk Masyarakat Gaza Palestina
Senada dengan Grab Malaysia, Grab Indonesia bersama Ovo pada Minggu (5/11/2023), menegaskan tidak akan pernah mendukung tindakan apa pun yang tidak mengindahkan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Baca Juga: Undang Dubes Palestina dan Mesir, Prabowo Bahas Pengiriman Kapal Rumah Sakit untuk Korban Gaza
Dalam hal ini pihaknya tidak akan mengambil sikap netral dalam perlindungan kemutlakan hak asasi manusia, dan selalu mendukung segala upaya untuk menciptakan perdamaian yang nyata dan adil.
Untuk itu pula, Grab Indonesia dan OVO mendonasikan dana lemanusiaan sebesar Rp3,5 miliar untuk membantu korban konflik yang terdampak di Gaza, Palestina. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui BenihBaik.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kenapa Sepatu dan Sandal Merek Melissa Mahal? Ini 4 Alasannya
-
Berapa Jumlah Bulu Sayap Garuda Pancasila? Poster BRIN Viral karena Salah Hitung
-
5 Zodiak Diprediksi Beruntung Mulai Juni 2026, Karier hingga Asmara Berjalan Lancar
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee
-
Lipstik Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 3 Pilihan yang Melembabkan Bibir Awet Seharian
-
Indonesia Open 2026 Jadi Pesta Rakyat Bulu Tangkis, Bisa Nikmati Sportainment hingga Test Drive EV
-
4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang
-
4 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Paling Populer di Indonesia
-
Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda