Suara.com - Nama Muhammad Husein tentu tidak asing untuk Anda yang turut memiliki kepedulian pada nasib Palestina selama beberapa waktu belakangan, setelah terus mendapatkan tekanan dari Israel.
Husein juga menyampaikan kritik terhadap Buya Arrazy yang menjadi narasumber odcast Deddy Corbuzier. meski sangat setuju dengan dukungan kepada warga Gaza yang diserang Israel, ia menyebut bahwa Buya Arrazzy sebenarnya terlihat keren ketika ditanya apakah Hamas itu teroris atau tidak
Buya Arrazzy menjawab bahwa itu bukan kapasitasnya untuk membahas apakah Hamas teroris atau tidak, dan Husein memberikan pujian atas respons tersebut. Husein juga menyatakan bahwa meskipun yakin bahwa Buya Arrazzy orang yang berilmu, lebih bijak jika Buya Arrazzy menyadari jika itu bukan bidang keahliannya.
Namun, Husein lantas menyarankan agar Deddy Corbuzier bisa mencari narasumber lain yang lebih kompeten dalam membahas Hamas.
Menurut Husein, Hamas tidak sesuai dengan klaim Arrazy bahwa organisasi tersebut membunuh siapa pun yang tidak sejalan dengan ideologinya. Ia menyebut ada bukti bahwa di Gaza ada ratusan ribu orang non-Hamas yang tidak dibunuh, bahkan mereka dari Fatah salat di masjid yang sama.
Selain itu, Husein juga menyoroti pernyataan Buya Arrazzy yang mengatakan bahwa seharusnya Hamas mengosongkan Gaza sebelum melakukan penyerangan.
Menurut Husein, ini terlalu idealis, dan mengosongkan Gaza akan sulit karena tidak ada bunker, dan itu seolah-olah memudahkan pihak musuh untuk mencaplok wilayah Gaza. Husein menegaskan bahwa lebih baik fokus pada bencana kemanusiaan rakyat Gaza dan pembantaian yang dilakukan oleh Israel.
Muhammad Husein sudah cukup lama berada di Gaza, sehingga ia cukup memahami fenomena politik di wilayah tersebut. Bahkan, ia sempat dikabarkan meninggal dunia karena serangan Israel. Namun hal ini lantas dibantah oleh Lembaga Kemanusiaan International Networking for Humanitarian, selaku lembaga yang menaungi Husein.
Profil Muhammad Husein
Muhammad Husein adalah pria kelahiran 7 April 1988. Namanya mulai dikenal saat ia menjadi seorang YouTuber, dan aktivitas kemanusiaan yang berasal dari Bogor, Jawa Barat. Husein kemudian diketahui menikah dengan seorang wanita asal Palestina bernama Jinan.
Lembaga yang disebutkan sebelumnya tadi adalah sebuah lembaga yang juga melibatkan Husein sebagai salah satu pendirinya. INH adalah organisasi kemanusaan yang fokus menyalurkan bantuan dari masyarakat ke masyarakat secara amanah, dan menjaring potensi kemanusiaan melalui berbagai program yang dibangun dengan tujuan memakmurkan seluruh dunia.
Terhitung sudah lebih dari 10 tahun ia tinggal di Jalur Gaza, dan di sana ia berprofesi sebagai seorang jurnalis. Ia juga berhasil memperoleh gelar sarjana di Universitas Islam Gaza. Diketahui ia telah tinggal di area rawan konflik tersebut sejak Januari 2011 lalu.
Semua kabar terkini soal Jalur Gaza kemudian diunggah dalam akun YouTube dengan nama Muhammad Husein Gaza, yang dibuat pada tahun 2018 lalu.
Datang Bersama Aktivis Lain
Husein datang pada tahun 2011 lalu bersama dengan 120 aktivis kemanusiaan lainnya. Mereka berasal dari berbagai negara yang ada di Asia, dan melakukan konvoi melalui jalur darat menggunakan bus.
Keberangkatan rombongan ini dimulai dari Iran, menuju Turki, hingga sampai ke Gaza. Perjalanan ini dikabarkan memakan waktu selama satu bulan, dan memberikan kesempatan untuk bersosialisasi, melakukan pertemuan dengan masyarakat lokal, dan menyerukan program kemanusiaan untuk Palestina.
Nama Husein sempat dikabarkan menjadi korban atas serangan yang dilakukan Israel di Jalur Gaza. Ia dikabarkan tewas akibat serangan ini, namun dalam waktu singkat dibantah oleh organisasi yang menaunginya.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Disney, Perusahaan Yahudi yang Dukung Israel Serang Gaza Palestina
-
Profil Joserizal Jurnalis, Pendiri MER-C Bantu Bangun RS Indonesia di Palestina
-
Tank-tank Israel Tutup Akses Rumah Sakit Utama di Gaza, Bayi dan Pasien Dibiarkan Sekarat
-
Cerita Bang Onim: Suami Istri di Gaza Rela Tidur Terpisah Akibat Takut Keluarga Habis Dibom Israel
-
Wawancara Terakhir Dokter Hammam Alloh Sebelum Meninggal di Gaza: Kalau Saya Pergi Siapa yang Rawat Pasien?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi
-
Tak Hanya Bersih Mengilap, Peralatan Makan Juga Perlu Bebas Residu Kimia
-
Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama