Sementara itu, PBB melihat cara-cara jahat yang dilakukan pemerintah terhadap etnis Rohingya mengarah pada dugaan genosida. Hanya saja Pemerintah Myanmar membantah hal itu.
Sampai saat ini sebagian warga etnis Rohingya masih ditemukan mengungsi ke negara lain. Indonesia pun menjadi salah satu tujuan pengungsian, meski akhir-akhir ini ada penolakan warga akibat masalah ketidakpatuhan pengungsi terhadap norma-norma di wilayah setempat.
Alasan Pengungsi Rohingya Ditolak di Aceh
Alasan penolakan pengungsi Rohingya di Aceh adalah terkait informasi bahwa imigran yang datang sebelumnya, memiliki perilaku kurang baik. Mereka tidak mengindahkan norma-norma masyarakat setempat.
Walau begitu warga setempat tetap membantu memberikan makanan, minuman, hingga bahan bakar minyak setelah mendapatka penjelasan dari kepolisian. Warga juga menyediakan boat sebagai penarik kapal imigran Rohingnya agar kembali ke laut.
Setelah mendapat bantuan, para imigran etnis Rohingnya disuruh naik lagi ke kapal. Walau begitu ada 5 pengungsi etnis Rohingnya yang tetap berada di lokasi karena dalam kondisi lemah dan memerlukan perawatan medis.
Provinsi Aceh dalam tiga hari berturut-turut memang kedatangan pengungsi Rohingya sejak 14-16 November 2023. Namun kedatangan mereka tidak diterima oleh masyarakat setempat sehingga kapal pengungsi kembali didorong ke lautan.
Para pengungsi itu melarikan diri dari krisis kemanusiaan dan genosida yang terjadi di Myanmar. Mereka mencari suaka ke beberapa wilayah yang jadi pintu masuk negara-negara ASEAN termasuk Aceh.
Penolakan Pengungsi Rohingya Bukan Kali Pertama di Aceh
Baca Juga: Angin Topan Paksa Puluhan Ribu Pengungsi Rohingya Pindah dari Pesisir Barat Daya Bangladesh
Menurut Panglima Laot (laut) Aceh Miftach Tjut Adek, di Banda Aceh ini bukan kali pertama pengungsi Rohingya ditolak warga setempat.
"Hari ini sudah dua kali ditolak masyarakat, pertama tadi di Bireuen, dan kemudian di Aceh Utara," kata dia pada Kamis (16/11/2023) malam.
Miftach Tjut Adek juga mengungkap alasan pengungsi Rohingya ditolak warga Aceh. Menurut dia, penolakan itu terjadi karena pemerintah setempat tidak sanggup menerima pengungsi yang jumlahnya semakin banyak. Apalagi tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas masuknya pengungsi-pengungsi Rohingya itu sehingga masyarakat menolak mereka.
Selain itu Miftach menjelaskan pemerintah setempat sudah berbuat maksimal untuk menampung pengungsi Rohingya yang terus berdatangan ke Aceh. Sayangnya pemerintah pusat tidak memberi perhatian pada masalah ini. Miftach pun berharap pemerintah pusat segera turun tangan dan tidak membiarkan masalah ini ditangani pemerintah daerah Aceh.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal menegaskan Indonesia tidak mempunyai kewajiban dan kapasitas untuk menampung pengungsi Rohingya.
"Penampungan yang selama ini diberikan semata-mata karena alasan kemanusiaan. Ironisnya banyak negara piha konvensi justru menutup pintu bahkan menerapkan kebijakan push back terhadap para pengungsi itu," kata Iqbal.
Berita Terkait
-
Angin Topan Paksa Puluhan Ribu Pengungsi Rohingya Pindah dari Pesisir Barat Daya Bangladesh
-
Pengungsi Rohingya Berulah, Bikin Warga Lokal Jengah
-
Pengawal Ketua KPK Firli Bahuri Intimidasi Dua Jurnalis di Aceh
-
Film Tjoet Nja' Dhien, Kisah Epik Pahlawan Perempuan dari Negeri Aceh
-
PSSI Tak Larang Bendera Palestina Berkibar dalam Pertandingan Sepak Bola di Indonesia, Tapi...
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Berapa Harga Pertalite per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru
-
Berapa Harga Pertamax per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru
-
4 Rekomendasi Sunscreen dari Dokter yang Ampuh untuk Flek Hitam, Mulai Rp30 Ribuan
-
Libur Lebaran 2026: Mudik Tak Lagi Sekadar Pulang Kampung, Tapi Sekalian Traveling
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 April 2026, Siapa Saja Shio Paling Beruntung?
-
Terpopuler: Varian Adidas Adizero Terbaik, Krim Penghilang Flek Hitam di Apotek
-
4 Zodiak Paling Hoki dan Berlimpah Rezeki pada 1 April 2026
-
Sidoarjo Pride! Dari Kota Udang ke Dunia Digital, Cerita Bimasakti Bikin Transaksi Makin Simpel
-
Bensin Tak Jadi Naik, Ini Update Daftar Harga BBM 1 April 2026
-
Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya