Suara.com - Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang yang tengah merokok di dalam pesawat. Seorang penumpang pria tersebut diamankan oleh sejumlah petugas bandara setelah diketahui merokok di dalam pesawat Citilink Indonesia rute Batam-Surabaya. Pria tersebut kemudian dibawa oleh petugas bandara dan diserahkan ke bagian keamanan untuk ditindaklanjuti.
Dalam video viral yang memperlihatkan seorang pria yang sedang merokok di dalam pesawat, diketahui terjadi pada penerbangan Citilink QG 949 rute Batam tujuan Surabaya pada Sabtu (18/11/2023).
Head of Corporate Secretary & CSR Division PT Citilink Indonesia, Haza Ibnu Rasya membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa penumpang terduga merokok tersebut langsung diamankan oleh petugas bandara saat tiba di Bandara Juanda, Surabaya. Kepada petugas, pria yang kedapatan merokok juga telah mengakui kesalahannya. Atas tindakannya, kini penumpang yang bersangkutan telah diserahkan kepada petugas aviation security di darat agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku.
Apa Bahaya Merokok di Dalam Pesawat?
Larangan merokok di dalam pesawat sendiri bisa dikatakan sebagai aturan yang sudah cukup diketahui banyak masyarakat. Pada tahun 1989 Amerika Serikat menjadi salah satu negara pelopor larangan merokok di dalam pesawat.
Larangan merokok ini berlaku untuk semua jenis rokok, termasuk diantaranya rokok bakar dan rokok elektrik (vape). Di Indonesia, penumpang yang didapati merokok di dalam pesawat bisa dikenakan sanksi denda maksimal Rp 2,5 miliar, atau penjara maksimal 5 tahun. Sanksi tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 412 ayat 6 Undang-Undang Penerbangan Nomor 1 Tahun 2009.
Adapun beberapa alasan larangan merokok di dalam pesawat adalah sebagai berikut:
- Untuk menjaga keselamatan seluruh penumpang, sebab tindakan tersebut dapat menimbulkan risiko kebakaran yang serius.
- Telah menjadi aturan regulator Indonesia dan internasional di Indonesia dalam undang-undang pasal 419 dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).
- Dapat mengganggu kenyamanan penumpang yang ada di dalam pesawat, karena asap dan bau rokok dapat menyebabkan iritasi pada hidung, mata dan tenggorokan.
- Berdampak buruk pada kesehatan seorang perokok dan orang yang berada di sekitarnya.
- Dapat mengganggu cara kerja alat pendeteksi asap di dalam pesawat.
Itulah informasi penting seputar bahaya dan larangan merokok di dalam pesawat yang perlh diperhatikan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Profil CEO Olympic Group, Au Bintoro Pasrah Jatuh ke Danau Pas Bikin Konten Dukung Palestina
Berita Terkait
-
Profil CEO Olympic Group, Au Bintoro Pasrah Jatuh ke Danau Pas Bikin Konten Dukung Palestina
-
Detik-detik Pria di Pontianak Bingung Bangun Tidur Dikelilingi Warga, Dikira Pingsan
-
Viral Aksi Aleix Espargaro Pukul Kepala Morbidelli di Balap MotoGP, Apa Sanksinya?
-
Aturan Merokok di Pesawat, Apa Saja yang TIdak boleh Dilakukan Penumpang
-
Roket Starship dan Super Heavy Meledak dalam Uji Coba
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?