Suara.com - Profil Geert Wilders dan Partij voor de Vrijheid (PVV) yang menaunginya disorot dunia setelah memenangi 37 kursi di parlemen dalam pemilihan umum di Belanda pekan ini. Geert Wilders diprediksi menjadi calon kuat Perdana Menteri Belanda.
Kemenangan Greet Wilders menjadi sinyal buruk bagi Belanda dan juga dunia internasional. Pasalnya sejauh ini profil PVV yang identik dengan partai sayap kanan itu mendukung sikap Geert Wilders yang anti-Islam dan antiimigran, terutama imigran muslim. Padahal, negara-negara Eropa menjadi salah satu tujuan imigran asal Timur Tengah.
Profil Geert Wilders
Wilders, yang kini berusia 60 tahun, dan partainya diketahui pernah mengatakan akan melarang Al-Quran serta melarang masjid dan jilbab di Belanda. Wilders sering dijuluki sebagai “Donald Trump” Belanda. Ia dikenal dengan pidato-pidato yang menyudutkan Islam dan menyalahkan para pendatang sebagai biang masalah di Belanda.
Pada 2016 silam, politikus senior itu dihukum setelah terbukti melakukan diskriminasi karena memimpin demonstrasi untuk mengusir pendatang asal Maroko dari Belanda. Ia pernah mengatakan bahwa Al-Quran sama dengan buku Hitler Mein Kampf, karenanya tidak boleh diedarkan. Sementara pada 2008 ia pernah mengatakan bahwa Islam adalah "buah dari kebudayaan terbelakang" dan menyebut pendatang asal Maroko sebagai "sampah."
Meski demikian dalam pemilu baru-baru ini, Wilders dinilai mulai mengurangi penghinaan serta kritiknya terhadap Islam demi meraih simpati dan agar bisa membentuk pemerintahan dengan partai lain. Namun PVV dengan tegas mengatakan bahwa Islam harus berkurang dari Belanda dan untuk mencapai cita-cita itu, maka para pendatang non-Barat harus dilarang masuk ke Belanda dan kebijakan pemberian suaka harus dihentikan total.
PVV juga mendukung gagasan agar Belanda keluar dari Uni Eropa, mengikuti jejak Inggris pada 2020 silam. Selain itu Wilders juga mirip dengan Trump dalam kebijakan luar negeri. Ia menggaungkan semboyan "Netherlands First" dan berjanji akan menghentikan bantuan militer ke Ukraina, yang kini diinvasi Rusia, jika menjadi penguasa Belanda.
Butuh Dukungan Partai Lain
Di tengah kontroversi sikap Geert dan PVV, partai sebenarnya masih membutuhkan 39 kursi lagi untuk bisa membentuk pemerintahan dengan suara mayoritas di parlemen. Belanda sendiri memiliki parlemen atau DPR berisi 150 kursi.
Baca Juga: Profil The Clinic Cipete, Klinik Kecantikan yang Bisa Operasi Sedot Lemak
Berdasarkan hitung cepat, koalisi Partai Buruh/Hijau berhasil meraih kursi terbanyak kedua (25), disusul oleh VVD - partai asal Perdana Menteri Mark Rutte yang kini berkuasa dan beraliran konservatif, dengan 24 kursi. Di urutan keempat ada partai NSC dengan 20 suara.
Sejauh petinggi VVD dan NSC sudah memberikan isyarat membuka peluang untuk berkoalisi membentuk pemerintahan dengan partai Wilders. Sementara koalisi partai Buruh/Hijau dengan tegas menolak bergabung bersama PVV.
Wilders sendiri ingin menjadi perdana menteri, sembari menegaskan bahwa kebijakan anti imigran dan anti pencari suaka akan menjadi program utamanya. "Yang terutama adalah pembatasan yang signifikan terhadap suaka dan imigrasi," tegas Wilders dilansir dari The Guardian.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Profil The Clinic Cipete, Klinik Kecantikan yang Bisa Operasi Sedot Lemak
-
Cara Pilih Pemimpin Ala Shah Rukh Khan Menjelang Pemilu Viral, Ngena Banget!
-
Profil Eko Londo Pelawak yang Baru Saja Meninggal, Sempat Ditolak Masuk Srimulat di Awal Karier
-
Partai Geert Wilders Menang Pemilu, Muslim Belanda Khawatir Jadi Warga Negara Kelas Dua
-
Profil Chikita Meidy, Dibully Sejak Kecil dan Pelakunya Kini Jadi Artis Terkenal
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah
-
8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
-
Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba
-
7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi
-
Apakah Boleh Kurban Pakai Utang atau Cicilan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
3 Dampak Tahun Kuda Api 2026 bagi Kesehatan: Emosi Mudah Naik hingga Stres
-
Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam