Suara.com - Pose Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di dalam surat suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menuai sorotan publik.
Pada surat suara tersebut, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 itu menunjukkan pose yang khas, berbeda dengan Prabowo-Gibran ataupun Ganjar-Mahfud.
Mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan jas hitam bertulis AMIN, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar tampak mengangkat tangan kanannya hingga sejajar dengan telinganya seperti sedang hormat.
Rupanya, pose Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di surat suara memiliki arti tersendiri, yakni menunjukkan sapaan khas Indonesia.
Juru bicara Anies Baswedan, Surya Tjandra menjelaskan jika pose pasangan calon presiden dan wakil presiden usungan Koalisi Perubahan itu menunjukkan bagaimana komitmen AMIN untuk perubahan dan perbaikan negara.
"Itu adalah sapaan khas Indonesia bagi semua warga negara. Ingin menunjukkan komitmen AMIN untuk kesejukan dalam bernegara, dan kesegaran menyongsong perubahan, dan perbaikan bagi masa depan negeri ini," kata Surya kepada wartawan, dikutip Kamis (30/11/2023).
Lebih lanjut, Surya Tjandra juga mengungkap arti senyum cemerlang yang ditunjukkan oleh Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di surat suara.
"Senyum hangat menunjukkan ketulusan dan keikhlasan serta totalitas dalam bekerja untuk bangsa. Sekaligus menunjukkan rekam jejak Anies dan Imin dalam kerja dan karya mereka di berbagai jabatan publik yang pernah diemban," beber Surya.
Sebagai informasi, pada Selasa (28/11/2023), desain surat suara untuk Pilpres 2024 dinyatakan final oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.
Baca Juga: Anies Tiba di GBI Mawar Saron, Wartawan yang Meliput Sempat Dihalangi Oknum
Salah seorang anggota KPU, Yulianto Sudrajat membeberkan jika desain tersebut telah disepakati oleh seluruh pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.
"Desain sudah disepakati dengan paslon. Berikutnya masuk proses di percetakan," beber Yulianto dikutip dari ANTARA.
Berita Terkait
-
Anies Berencana Bawa Program BOTI Secara Nasional
-
Kampanye di Kawasan Chinatown Glodok, Cak Imin Ingin Tepis Label Politik Identitas ke Anies
-
Seloroh Cak Imin Sebut Anies Harus Bersyukur Dipecat Jokowi: Namanya Mencuat-Jadi Capres, Nanti Akhirnya Jadi...
-
Blusukan ke Chinatown Glodok, Cak Imin Beli dan Lepas 99 Burung Pipit Sebagai Doa AMIN Menang Pilpres
-
Ini Alasan Anies Pilih Naik Argo Parahyangan ke Bandung Ketimbang Whoosh
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol