Lifestyle / Female
Selasa, 12 Desember 2023 | 11:45 WIB
Siti Atikoh, istri Ganjar Pranowo. (Instagram/@atikoh.s)

Suara.com - Menjadi istri dari seorang politisi seperti Ganjar Parnowo, diakui oleh Siti Atikoh memang tidak mudah. Dia mengaku kerap mengalami masa sulit yang berkaitan dengan karier politik suaminya itu, terutama selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah selama 10 tahun.

Salah satu kejadian yang paling dia ingat, Siti Atikoh mengaku pernah diteror oleh orang tak dikenal akibat kebijakan daerah yang dibuat Ganjar saat penyelenggaraan Piala Dunia U20 yang seharusnya digelar di Indonesia pada pertengahan 2023 lalu.

"Ketika di Jawa Tengah yang ada beneraoa demo itu juga berpengaruh tapi tidak sedahsyat yang (Piala Dunia) U20, itu yang paling luar biasa," ungkap Siti Atikoh saat menjadi bintang tamu podcast Merry Riana, dikutip Selasa (12/12/2023).

Diketahui ketika itu Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 lantaran sejumlah daerah menolak kehadiran Timnas Israel yang lolos dalam turnamen tersebut. Jawa Tengah sebagai salah satu tempat diselenggarannya turnamen itu langsung menutup diri. Ganjar yang saat itu masih menjadi Gubernur juga berkali-kalu tegas menolak.

Kejadian tersebut rupanya turut dirasakan imbasnya oleh Siti Atikoh. Ibu satu anak itu tak menyangka akan mendapat serangan yang begitu besar akibat kejadian tersebut.

"Karena saya juga diteror terkait dengan itu. Diteror lah, luar biasa sekali, bahasanya kasar sekali," ungkapnya.

Berbagai derangan itu pada akhirnya dihadapi Siti Atikoh dengan tenang dan sabar. Sebab, dia meyakini kalau dirinyabikut tersulut emosi juga bisa berdampak kepada suaminya. Meski Ganjar sendiri sering berusaha menutupi masalahnya, Siti Atikoh rupanya mampu merasakan kegelisahan suaminya itu.

Untuk menguatkan dirinya sendiri, ibu satu anak itu mengaku sering curhat kepada Tuhan. Hal tersebut dia lakukan setiap kali merasa dalam kondisi yang berat.

"Setiap saya curhat itu rasanya enteng, mungkin persoalan tidak selesai saat itu juga. Belum ada problem solving-nya, tapi dari sisi psikologis kita lebih enteng. Ketika psikologis kita enteng, pikiran jadi jernih," tuturnya.

Baca Juga: Sebut Ketimpangan di Masyarakat Makin Lebar, Apa Solusi dari Ganjar?

Load More