Sehingga ucapan Zulhas terkait harga minyak goreng turut mengundang kontroversi, khususnya di kalangan ibu-ibu.
3. Kampanye putrinya dengan membagikan minyak goreng
Zulhas pernah banjir kritik ketika mengadakan pertemuan sembari membagi minyak goreng. Sementara saat itu, harga minyak goreng sedang tinggi.
Acara tersebut bermula ketika Zulhas membagikan minyak goreng bermerek Minyakita di Teluk Betung Timur, Lampung, Sabtu (9/7/2022). Zulhas membawa putrinya, Futri Zulya Savitri.
Ia mengatakan jika minyak goreng tersebut sudah dibayar oleh sang anak yang akan maju sebagai caleg PAN Dapil Lampung 1 di Pemilu 2024.
4. Mengatakan ada kelompok yang salat tidak mengucapkan "Amin"
Baru-baru ini Zulhas kembali jadi sorotan karena menyinggung soal bacaan dalam salat dan tahiyat akhir yang dikaitkan dengan Pilpres 2024.
Ketum PAN ini menyampaikan jika saat ini banyak yang tidak mengucap amin setelah imam salat membaca Al Fatihah.
Bahkan, ia menuturkan jika ada beberapa pihak yang mengubah gerakan tangan ketika tahiyat akhir dalam salat.
Baca Juga: Optimis Kekuatan "Mesin" Timnas AMIN, Anies Yakin Lolos Putaran Pertama Pilpres 2024
"Tapi di sini mah aman ya. Saya keliling daerah, di sini aman. Di Jakarta engga ada masalah. Yang jauh-jauh ada loh yang berubah. Jadi kalau solat Magrib baca Al-Fatihah, 'waladhollin'. Ada yang diem sekarang, Pak. Ada sekarang yang diem. Loh, ada yang diem sekarang, banyak. Saking cintanya ke Pak Prabowo," ucap Zulkifli Hasan.
Pernyataan tersebut langsung menuai kontroversi di berbagai kalangan. Tak hanya dari netizen, berbagai tokoh agama pun mengecam ucapan dari Zulhas.
Salah satu kritikan datang dari Kiai Muhyiddin Junaidi, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Kiai Muhyiddin Junaidi menyebut jika Zulhas telah melakukan penistaan agama dan bagian dari mempermainkan agama.
"Dilihat dari aspek hukum, sudah masuk dalam kategori penistaan agama dan bagian dari upaya memperolok serta mempermainkan agama," ucap Kiai Muhyiddin dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (20/12/2023)
Oleh karenanya, Kiai Muhyiddin meminta agar Zulhas segera melakukan klarifikasi terkait ucapannya. Jika tidak, maka akan ada banyak pihak yang mengadukannya.
“Saya minta MUI agar segera memanggilkan agar yang bersangkutan memberikan klarifikasi dan menarik pernyataan tersebut. Jika tidak, maka akan banyak pihak yang akan mengadukan beliau karena sudah menistakan agama Islam,” jelas Kiai Muhyiddin.
Tak berhenti sampai di situ, Kiai Muhyiddin juga mengatakan jika ucapan Zulhas sarat dengan unsur politik untuk mendapat keuntungan atau manfaat tertentu.
“Jangan sampai ini menjadi bentuk menjadikan ajaran agama sebagai candaan dan cemoohan, agar dibenarkan selama itu mendatangkan manfaat dan menguntungkan,” imbuhnya.
Usai ucapannya menuai kontroversi dari berbagai kalangan, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Prataonan Daulay mencoba meluruskan isu yang beredar di masyarakat. Menurutnya, Zulhas sama sekali tidak berniat untuk melecehkan agama.
"Jika video tersebut diikuti secara keseluruhan, dapat dipahami bahwa Zulkifli Hasan ingin mengajak semua pihak untuk menjaga agar pilpres tetap teduh, tertib, aman, dan damai. Tidak ada sedikit pun maksud untuk melecehkan agama," ungkap Saleh lewat pesan tertulis, Rabu, (20/122023).
Menurutnya, justru Zulhas khawatir jika umat terpecah karena berbeda pilihan saat Pilpres 2024 nanti. Ia menyebut jika ada oknum-oknum yang sengaja memotong video tersebut sehingga menyudutkan Zulhas.
Sebab, di sisi lain, menurutnya Zulhas kerap mengingatkan umat agar tidak terpecah belah dan selalu rukun dalam berbagai situasi.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Optimis Kekuatan "Mesin" Timnas AMIN, Anies Yakin Lolos Putaran Pertama Pilpres 2024
-
Harapan Fajar Sadboy untuk Presiden Terpilih Nanti
-
Ketum MUI: Ucapan Amin Sudah Ada Sebelum Indonesia, Candaan Zulhas Tak Perlu Ditanggapi Berlebihan
-
Zulhas Bicara Politik Saat Pidato sebagai Mendag, Apa Tindakan Bawaslu?
-
Ganjar Pranowo Siap Evaluasi Pasal Karet UU ITE: Pejabat Jangan Baper Kalau Dikritik
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan