Suara.com - Senator Bali Arya Wedakarna mendadak viral di sosial media X. Dalam sebuah video viral, Arya memarahi kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali Nusa Tenggara dan kepala Bea Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai beserta pengelola bandara.
Arya dianggap menyinggung jilbab atau hijab yang dikenakan seorang muslimah. Dia ingin agar pegawai asli Bali ditempatkan di meja depån melayani wisatawan dibandingkan mereka yang mengenakan hijab.
Pernyataan Arya tersebut langsung dikecam warganet karena dianggap rasis. Gara-gara itu sosok Arya Wedakarna langsung jadi sorotan publik, termasuk harta kekayaan yang dimilikinya. Simak penjelasan berikut ini.
Harta Kekayaan Arya Wedakarna
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa atau dikenal dengan nama Arya Wedakarna yang menjabat sebagai anggota DPD RI asal Bali ini memiliki harta kekayaan melimpah. Arya Wedakarna sudah 2 periode menjabat sebagai anggota DPD RI yang mewakili Provinsi Bali sehingga sangat wajar jika dia memiliki harta kekayaan cukup besar.
Total kekayaan yang dilaporkan Arya Wedakarna dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir pada 31 Desember 2021 adalah mencapai 8 miliar atau lebih tepatnya Rp. 8.145.918.701.
Nilai aset terbesar harta kekayaan Arya Wedakarna terdapat pada 14 tanah dan bangunan miliknya senilai Rp5.720.700.000 yang tersebar di kota Denpasar, Buleleng, Karangasem, Badung, Jembrana, Gianyar, Klungkung serta Jakarta Pusat. Arya melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan itu berasal dari hasil sendiri, warisan dan hibah.
Selain itu, Arya juga memiliki 7 kendaraan yang terparkir di garasi rumahnya dengan total aset senilai Rp1.311.700.000. Semua kendaraan itu diklaim Arya sebagai hasil sendiri.
Kemudian ada harta bergerak lainnya milik Arya yang nilainya mencapai Rp1.001.400.000. Ada juga kas dan setara kas dalam tabungan miliknya senilai Rp112.118.701. Tak tercatat memiliki surat berharga dan utang, total harta kekayaan Arya Wedakarna anggota DPD RI asal Bali adalah Rp8.145.918.701.
Viral Dianggap Rasis
Senator Bali Arya Wedakarna mendadak viral karena pernyataannya yang dikecam rasis. Dalam potongan video yang viral di X, Arya tengah memarahi kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusa Tenggara dan kepala Bea Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai, serta pengelola bandara. Dia mengungkap ketidaksukaannya terhadap penempatan wanita berhijab di posisi front line Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Baca Juga: Senator Bali Arya Wedakarna Bikin Geram Warganet Gegara Hijab: Jangan Kasih Penutup Gak Jelas!
Dalam pernyataanya, Arya ingin agar pegawai asli Bali ditempatkan di meja depan melayani wisatawan dibandingkan pegawai yang memakai hijab. Hal itu dianggap rasis dan mendiskriminasi karena menyangkut masalah penampilan dan busana, terutama jilbab atau hijab.
"Saya nggak mau yang front line, front line itu saya mau yang gadis Bali kayak kamu, rambutnya kelihatan terbuka. Jangan kasih yang penutup, penutup nggak jelas, this is not Middle East (timur tengah). Enak aja Bali, pakai bunga kek, pake apa kek," ucap Arya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Senator Bali Arya Wedakarna Bikin Geram Warganet Gegara Hijab: Jangan Kasih Penutup Gak Jelas!
-
Ulasan Buku Song of A Citizen, Nyanyian Rakyat: Catatan Senator dari Senayan
-
Kategori Desa Tertinggal Diminta Dihapuskan, Senator Abdul Kholik: Harus Didasarkan pada Potensi
-
Pasca Kereta Cepat, Senator Jateng Desak Kereta Parahyangan Layani Jawa bagian Selatan
-
Hanya 5 dari 9 Hakim MK Setuju Masa Jabat Pimpinan KPK Ditambah, Senator DPD: Ironis!
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif