Suara.com - Aksi guru yang diduga memaksa para murid berinfak viral di media sosial. Kejadian ini diduga terjadi di salah satu sekolah dasar yang ada di Kota Prabumulih, Sumatra Selatan.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah guru yang hendak memutarkan kotak infak. Salah seorang guru mengatakan bahwa dirinya sengaja merekam agar muridnya berinfak.
"Ayo, yang infaknya masukkan di situ. Ketahuan yang tidak berinfak, malu yang tidak berinfak," kata oknum guru dalam video.
Oknum guru tersebut juga mengujarkan bahwa dirinya sengaja memvideo momen tersebut agar para wali murid mengetahui apakah anaknya ikut berinfak atau tidak.
"Ibu videokan biar tahu orang tuanya kalau anaknya tidak mau infak. Ibu videokan, malu tidak. Ayo, ayo," ujar oknum guru.
"Sekali ini kita videokan anak yang tidak berinfak padahal hanya Rp500 atau Rp1000," imbuhnya.
Oknum pengajar di salah satu sekolah dasar di Kota Prabumulih itu juga memberikan gertakan kepada para muridnya agar mau ikut menyumbangkan sedikit uang jajannya.
"Awas kalau nanti kamu ketahuan jajan ya. Berinfak Rp500 atau Rp1000 tidak mau," pungkasnya.
Lebih lanjut, dalam unggahan yang beredar juga tercantum pesan diduga dari orang tua murid. Ia meminta agar kejadian ini diviralkan ke media sosial.
Baca Juga: Pengemis "Aa Kasian Aa" Ternyata Tunarungu dan Tunawicara, Keluarga Sedih Baliah Jadi Olokan
"Nah min kejadian di SD Prabumulih Timur. Apo pantas seorang oknum guru kelas ngomong cak itu sampai anak muridnya berlari maluan dengan niat sadar dan disengajo nak malukan murid samo uwong tuonyo," isi pesan yang diduga dikirim wali murid.
"Di-share ke grup kelas padahal bukan biat dak halak bayar tapi anak kelas 1 kadang-kadang lupo umaknyo karena sibuk, kalo dak dimintak dak teringat, dio ni sudah sering dilaporkan ke diknas karena kasar tapi karena ada kawanya makanya makin besak kepala," imbuhnya.
Hingga video ini beredar luas di media sosial, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait. Namun, insiden ini telah menuai beragam respons dari netizen.
Berita Terkait
-
Pengemis "Aa Kasian Aa" Ternyata Tunarungu dan Tunawicara, Keluarga Sedih Baliah Jadi Olokan
-
Ngeri! Pohon Tumbang Dekat Rumah Prabowo, Publik: Yang Berseberangan Bakal Alami Ini
-
Viral Cak Imin Sebut PAN adalah Partai Koalisinya, Gibran Auto Ngakak
-
Viral Video AI Soeharto Untuk Kampanye, Pemilih Diminta Lebih Jeli
-
5 Amalan Abah Guru Sekumpul Agar Usaha Lancar, Rezeki Mengalir Deras
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya