Suara.com - Stefan William baru-baru ini terlihat melakukan video call bersama anaknya di tengah kampanye yang dilakukannya. Terlihat, Stefan William memakai baju atribut partai berwarna biru tersebut.
Hal ini terlihat dalam unggahan ulang Instagram Story di akun pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Stefan William juga menuliskan kalau proses menjadi caleg itu untuk anaknya.
"Sabar ya nak tunggu daddy. Semua ini untuk kalian," tulis Stefan William
Namun, hal ini justru mendapat pandangan negatif dari mantan istrinya, Celine Evangelista. Pasalnya, Celine Evangelista menuliskan, kalau Stefan William mengunggah video call hanya kepentingan kampanye. Padahal, mantan suaminya itu jarang menelepon anaknya.
"Cuma sekalinya telepon, itupun dikontenin pakai atribut pula. Kasian banget anak aku jadi alat kampanye," kata Celine Evangelista di unggahan selanjutnya.
Terkait pelibatan anak dalam kampanye ini sendiri sebenarnya sudah dilarang keras oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Hal ini sudah ditegaskan dalam Surat Edaran menteri PPPA, menteri dalam negeri, ketua KPAI, Ketua KPU dan ketua Bawaslu RI, tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang Ramah Anak.
Dalam rilis yang diterima Suara.com dari KPAI dijelaskan, anak yang usianya masih di bawah 17 tahun tidak boleh dilibatkan dalam segala bentuk kampanye. Bukan hanya itu, jenis-jenis pelibatan anak pada kampanye ini juga bisa terjadi dalam beberapa hal, di antaranya sebagai berikut.
- Menjadikan anak sebagai “target antara” kampanye dengan cara membagi-bagikan benda/barang yang tidak termasuk sebagai alat kampanye;
- Menggunakan (foto/profil berwajah) anak untuk iklan kampanye;
- Menjadikan anak sebagai juru kampanye lewat video yang disebarkan di berbagai platform medsos, maupun langsung;
- Menjadikan anak sebagai pelaku politik uang;
- Mengarahkan anak untuk mengingat dan mempromosikan capres tertentu;
- Menjadikan tempat pendidikan sebagai target kampanye;
- Pemanfaatan ruang dan kreatifitas komunitas digital secara kurang selektif;
- Pendidikan politik dan kewargaan yang tidak tepat;
- Partisipasi anak yang belum sesuai dengan prinsip dan bentuk ideal partisipasi anak;
- Membawa anak ke arena kampanye dan mengenakan atribut kampanye kepada anak, terutama saat rapat umum (ini kasus terbanyak).
Oleh sebab itu, KPAI secara tegas melarang pelibatan anak dalam berbagai bentuk kampanye. KPAI mendesak para tokoh politik, pimpinan dan pengurus partai politik, calon anggota legislatif, tim sukses para calon, serta semua paslon presiden dan wakil presiden, agar berhenti menjadikan anak sebagai objek; dan tidak memosisikan anak sebagai target kepentingan politik elektoral.
Baca Juga: Stefan William Dicibir gegara Maju Nyaleg DPR RI, Netizen: Urus Anak Aja Nggak Bisa, Apalagi Rakyat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
1 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah? Intip Kurs Terbaru yang Bikin Liburan ke Malaysia Makin Mahal
-
Teks Pidato Resmi Menteri Komunikasi dan Digital untuk Upacara Harkitnas 2026
-
7 Rekomendasi Parfum Pria Tahan Lama di Alfamart yang Wanginya Nagih
-
Teks Doa Hari Kebangkitan Nasional 2026 dan Link Download Lampiran Resminya
-
Aturan Ziarah Hari Kebangkitan Nasional 2026, Ini Jadwal dan Lokasi Resminya
-
Link Download Logo Hari Kebangkitan Nasional 2026 Resmi, Lengkap dengan Tema dan Filosofinya
-
3 Bulan Kelahiran yang akan Dapat Keberuntungan Sebelum Akhir Mei 2026
-
Apa Tema Hari Kebangkitan Nasional 2026? Ini Pedoman Resmi dari Komdigi
-
Tas Tangan Warna Apa yang Membawa Keberuntungan? Ini Tips Buat Cewek-Cewek
-
5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Easy Run, Tempo hingga Maraton