Suara.com - Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Reini Djuhraeni Wirahadikusumah jadi sorotan pasca beredar isu pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) melalui pinjaman online alias pinjol. Kabar itu ramai dibahas di media sosial karena viral foto brosur pengumuman tersebut.
Nama Prof. Reini Wirahadikusumah selaku Rektor ITB pun tentu jadi sasaran, bahkan sempat jadi trending topic di platform X usai akun @itbfess membagikan info mengenai pembayaran UKT dengan sistem pinjol.
Diketahui biaya UKT di ITB memang beragam, tergantung jalur masuk yang ditempuh mahasiswa serta jurusan yang diambil. Termahal biaya UKT ITB mencapai Rp20 juta per semester untuk mahasiswa jurusan Bisnis dan Manajemen.
Tak kalah mencuri perhatian adalah sosok Reini Wirahadikusumah. Lantas berapa gaji rektor ITB Reini Wirahadikusumah yang disorot karena isu bayar UKT memakai pinjol itu? Simak penjelasan berikut ini.
Gaji Rektor ITB Reini Wirahadikusumah
Reini Wihardakusumah diketahui memiliki gelar Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, MSCE, Ph.D. Bahkan Reini adalah rektor pertama wanita di ITB sejak kampus itu dibuka tahun 1920 silam. Sebelum terpilih jadi rektor ITB, Reini menjabat sebagai Guru Besar di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL).
Sebagai rektor di universitas negeri, Reini Wirahadikusumah termasuk pegawai negeri sipil (PNS) yang digaji oleh negara. Reni ditunjuk sebagai Rektor ITB untuk periode 2020-2025. Dia pun sebelumnya mengikuti proses pemilihan rektor sejak Agustus 2019.
Gaji rektor dan dosen di perguruan tinggi ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019. Dalam aturan itu, gaji PNS dibagi dalam beberapa tingkatan berdasarkan pangkat dan golongan.
Seorang dosen PNS selain menerima gaji pokok yang besarannya antara Rp 2,6 juta hingga Rp 4,4 juta per bulan, juga berhak mendapat tunjangan lain, yakni tunjangan profesi, tunjangan khusus serta tunjangan kehormatan.
Selain itu, dosen PNS juga mendapat tunjangan yang telah ditetapkan pemerintah yang meliputi tunjangan anak, istri/suami, uang makan dan lain-lain.
Seorang rektor akan mendapat gaji sebagai gaji dosen sesuai golongan dimana dia berada, ditambah dengan beberapa jenis tunjangan sesuai aturan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan peraturan yang berlaku, rektor berhak mendapat tunjangan tambahan senilai Rp 5,5 juta sebagai Guru Besar dan Rp 5 juta sebagai Lektor Kepala.
Berikut rincian gaji rektor secara umum:
- Gaji Pokok : Rp 4,4 juta
- Tunjangan PNS umam (total keseluruhan) : Rp 2 juta
- Tunjangan kehormatan (Guru Besar) : Rp 4,4 juta
- Tunjangan profesi (sertifikasi) : Rp 4,4 juta
- Tunjangan tambahan karena Guru Besar : Rp 5,5 juta
- Total gaji rektor dosen PNS senilai Rp 20,7 juta per bulan
Besaran tunjangan rektor itu merujuk pada lampiran tertanggal 28 Juni 2007 yang disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Namun perlu dipahami bahwa nominal tersebut dapat berbeda-beda tergantung status dosen tersebut sudah PNS atau non PNS dan tergantung tunjangan apa saja yang berhak dia dapatkan.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Kekayaan Rektor ITB Prof Reini Wirahadikusumah Tembus Miliaran Rupiah, Kini Disorot Gara-Gara Isu Bayar UKT Pakai Pinjol
-
OJK Jelaskan Duduk Perkara ITB Bolehkan Ajukan Pinjol Buat Bayar Kuliah
-
Belum Selesai Soal ITB Tawarkan Bayar UKT Sistem Pinjol, Kini Heboh Mahasiswa Jual Beli Mata Kuliah
-
Profil Danacita, Penyedia Pinjol Mahasiswa ITB Bayar Cicilan UKT
-
Viral, 5 Fakta di Balik Bayar Kuliah ITB Pakai Cicilan Mirip Pinjol
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari