Suara.com - Bermula dari rumah mewah, sumber kekayaan Ustaz Solmed pun terus dikulik. Diketahui bahwa salah satu penghasilan terbesarnya adalah dari bisnis rokok herbal.
Saat berbincang dengan Maia Estianty, terungkap bahwa Ustaz Solmed tak membangun bisnis rokok tersebut dari nol. Rupanya ada sosok kiai di balik bisnis rokok herbal bernama SIN tersebut.
Mulanya suami April Jasmine itu menceritakan awal mula tercetus untuk bisnis rokok pada tahun 2020 lalu. Ia melihat kala itu tetangga yang meminta beras padanya memiliki rokok.
Padahal, harga rokok lebih mahal ketimbang beras. Kejadian itu membuatnya sadar bahwa peluang bisnis rokok cukup menjanjikan.
Niatnya untuk menjalankan bisnis rokok pun berjalan mulus setelah ustaz berusia 40 tahun ini bertemu KH. Raden Abdul Malik, pemilik brand rokok herbal SIN.
KH. Raden Abdul Malik lantas memberikan amanah kepada Ustaz Solmed untuk mengelola bisnis rokok herbal tersebut.
"Beliau kasih amanah pegang (SIN), kita pasarkan banyak rokok. Alhamdulillah. Jalanin tuh rokok. Sekarang gue dikasih 'mainan' baru lagi, SIN Kepo. Akhirnya punya uang," ungkapnya, dikutip Rabu (31/1/2024).
Merangkum berbagai sumber, KH. Raden Abdul Malik merupakan Mursyid Tariqah Naqsyabandiyah Al-Husainiyah. Ia memiliki murid berjumlah sekitar 750 ribu yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan Malaysia dan Brunei.
Ia menetap di Kalianyar, Lawang, Malang, pada tahun 1995 dan membuka praktek pengobatan alternatif. Rokok herbal itu kemudian dirintis pada tahun 2005 silam.
Baca Juga: Lagi Keliling Rumah Ustaz Solmed, Ekspresi Maia Estianty Jadi Omongan: Kayak Enggak Yakin...
Pria kelahiran Sumenep, Madura ini awalnya memulai produksi rokok secara terbatas dengan para santri. Karena mendapat respons positif, produksi rokok terus berkembang hingga mendapat izin Pemerintah pada 23 Mei 2006.
KH. Raden Abdul Malik memberikan nama "SIN" terinspirasi dari nama wilayah bukit Tursina. Menurutnya, kata Sin bisa diartikan sebagai kesehatan.
Dengan nama itu, ia berharap rokok herbal racikannya bisa menjadi obat bagi penggunanya. Kabarnya di tahun 2010 lalu, omzet bisnis rokok herbal SIN itu sudah menyentuh angka Rp2,5 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif