Suara.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari telah melakukan pelanggaran etik karena meloloskan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.
Putusan itu dibacakan oleh Ketua DKPP Heddy Lugito dalam sidang putusan kasus dugaan pelanggaran pada pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden, Senin (5/2/2024).
Hasyim dijatuhkan sanksi berupa peringatan keras terakhir sementara enam komisioner lainnya mendapatkan sanksi peringatan keras.
Lantas, apa saja kontroversi yang telah dibuat Hasyim selama menjabat sebagai Ketua KPU?
1. Rencana Ganti Kotak Suara dari Kardus
Hasyim pernah menyebutkan bahwa kotak suara yang terbuat dari bahan alumunium rawan dicuri karena bernilai tinggi. Pernyataan itu disampaikan Hasyim dalam acara Catatan Akhir Tahun 2022 di Kantor KPU RI.
"Kotak alumunium ini nilainya sangat menggoda, nilainya sangat tingi sehingga mendorong orang yang mengusai tanpa hak dan dijual di luar," ujarnya.
Hasyim lalu merencanakan bahwa kotak suara kardus akan kembali dipakai pada Pemilu 2024.
2. Pernyataan Sistem Pemilu Tertutup
Baca Juga: Dukung Prabowo Subianto, Hubungan Gita Sinaga dengan Temannya Merenggang
Beberapa waktu lalu, Hasyim sempat mengatakan sistem proporsional tertutup kembali digunakan di Pemilu 2024.
Menurutnya, hal itu bukan usulan dari KPU, tetapi dari kondisi faktual yang terjadi.
Namun, Mahkamah Konstitusi tidak mengabulkan gugatan sistem pemilu proporsional tertutup. Pemilu 2024 tetap menggunakan sistem pemilu proporsional terbuka.
3. Loloskan Pencalonan Gibran
Kini, Ketua KPU Hasyim Asy'ari diberi sanksi karena melakukan pelanggaran etik. DKPP memberikan sanksi kepada Hasyim karena telah meloloskann pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.
"Teradu satu (Hasyim Asy'ari) dalam perkara nomor 135-PKE/DPP/XII/2023 perkara nomor 136-PKE-DKPP/XII/2023, perkara nomor 137-PKE-DKPP/XII/2023, dan perkara nomor 141-PKE-DKPP/XII/2023 terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman penyelenggara Pemilu," kata Ketua DKPP Heddy Lugito di ruang siang DKPP, Jakarta Pusat, Senin.
Untuk itu, Hasyim dijatuhkan sanksi berupa peringatan keras terakhir sementara enam komisioner lainnya mendapatkan sanksi peringatan keras.
"Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Hasyim Asy'ari selaku teradu satu," kata Heddy.
Berita Terkait
-
Dukung Prabowo Subianto, Hubungan Gita Sinaga dengan Temannya Merenggang
-
Putusan DKPP Tak Pengaruhi Pencalonan Gibran, TKN: Pasti Ada Kaset Rusak yang Diputar Ulang
-
Respons Soal Ketua KPU Hasyim Asyari Disanksi DKPP Gegara Pencalonannya,Gibran Langsung Buru-buru Masuk Mobil
-
Ketua KPU Langgar Etik Loloskan Gibran, Ganjar Kasih Pernyataan Keras: Hati-hati ya
-
Raffi Ahmad Dituding Tampung Duit Koruptor, Gibran: Kalau Gak Ada Apa-Apa, Sabar Saja
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap