Suara.com - Siti Atikoh menceritakan perjuangan sang suami, Ganjar Pranowo, ketika harus menjadi single parent mengurus Alam Ganjar karena dirinya yang harus sekolah ke Jepang.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @alamecaluv, ibu satu anak itu sempat bimbang apakah harus melepaskan kesempatan beasiswa sekolah S2-nya di Jepang.
Adapun beasiswa tersebut mengharuskan ia sekolah 1 tahun di Indonesia dan 1 tahun di Jepang, tepatnya di Graduate Institute of Public Policy Tokyo.
Sebagai penerima beasiswa, tentu saja Siti Atikoh wajib menyelesaikan masa pendidikan S2-nya sampai selesai. Kalau tidak, ia harus menerima konsekuensi mengembalikan semua dana pendidikan beasiswa yang sudah diberikan.
"Jadi waktu itu sebelum berangkat ke Jepang, sebenarnya saya mau mengundurkan diri, karena kasihan Alam masih kecil. Tapi malah nggak boleh," ujar Siti Atikoh.
Menurut calon presiden nomor urut 3 itu, dirinya sudah siap menjadi single parents alias orang tua tunggal jika ditinggal ke Jepang oleh sang istri.
"Ayah bisa kok menjadi single parents, apa tanggung jawab seorang ibu bisa dia handle, lagian kan juga cuma sebentar," kata Siti Atikoh menirukan ucapan Ganjar tersebut.
Dukungan dan ucapan dari sang suami itu akhirnya membuat Siti Atikoh termotivasi hingga akhirnya ia pun teguh melanjutkan pendidikan S2 ke Jepang.
"Itu yang membuat saya termotivasi, saya sudah diberikan ruang yang luar biasa oleh Mas Ganjar untuk bisa meng-improve dan meningkatkan kapasitas saya, dan itulah titik kebahagiaan seorang perempuan, ketika melakukan sesuatu dan di-support oleh orang yang kita sayangi," papar perempuan berusia 52 tahun itu.
Baca Juga: Kampanye Ganjar-Mahfud 'Disusupi' Pendukung 02, Cak Lontong Ngamuk: Wong Ndeso!
Selama berjauhan dengan istri, Ganjar Pranowo berhasil melakukan berbagai tugas orang tua yang biasanya dilakukan oleh seorang ibu, termasuk mengurus urusan buang air Alam Ganjar kecil.
"Mandiin Alam, nganter ke sekolah. Sampai ada yang nanya, sebenarnya ibunya kerjaannya apa sih? Mas Ganjar kan anggota DPR, jam 8 mulai rapat, jadi pagi bisa antar ke sekolahan," pungkas Siti Atikoh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Sah! 1 Syawal 1447 H Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Lebaran 2026
-
Berapa Bayar Zakat Fitrah 2026? Ini Besaran dan Batas Akhir Pembayarannya
-
5 Tips Mengelola Uang THR Anak dengan Bijak agar Tetap Bisa Ditabung
-
Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026
-
5 Tradisi Lebaran di Indonesia: Perang Ketupat sampai Grebeg Syawal
-
Niat Mandi Sunnah Salat Idul Fitri, Ini Tata Cara dan Penjelasannya
-
Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia
-
Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Sedih dan Menyentuh Hati Mengingatkan Kita Tentang Kehilangan Ramadan
-
Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain